Melihat Kesek Masih di Sekolah Siswa Langsung Mogok Belajar
Lagi, MAN 1 Lubuk Pakam Kembali Melakukan Aksi Mogok Belajar
DELI SERDANG (utamanews)
Jumat, 03 Mei 2013 20:30
utamanews
Kembali mogok belajar siswa MAN 1 Lubuk Pakam, tetap meminta Kesek di ganti
Ratusan pelajar
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam kembali melakukan mogok
belajar, Jumat (3/5/13). Mogok ini dilakukan karena hingga saat ini Kepala
Sekolah (Kasek) Dra Marliana Nasution tak kunjung diganti-ganti seperti
tuntutan murid.
Melihat Kasek yang diminta untuk diganti itu terlihat di sekolah, ratusan murid itu pun langsung tidak mau masuk
kelas untuk mengikuti pelajaran. Dengan berkelompok-kelompok sejumlah
murid melakukan kegiatan sendiri seperti bernyanyi mengikuti irama lagu
yang diputar melalui laptop di depan kelas, main gitar di areal taman,
bermain bola basket dan nongkrong dikantin sekolah.
Kalau kami belajar, nanti kepala sekolah mengira kami tidak
serius untuk meminta pergantian kepala sekolah. Padahal, sejak dua
bulan lalu aksi mogok belajar ini sudah berlangsung,” ujar sejumlah
murid.
Melihat aksi anak didiknya yang nekad mogok belajar setelah
kehadirannya di sekolah tersebut, Kepala Sekolah Dra Marliana Nasution
justru tidak peduli dan memilih mengurung diri di ruangannya hingga jam
belajar berakhir. Wartawan yang mencoba mengetuk pintu ruangannya guna
konfirmasi juga tidak diperdulikan oleh Dra Marliana Nasution.
“Harus polisi yang mengetuk pintunya mungkin baru dibuka,” celoteh
salah seorang murid.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum,
Purwanta SPd kepada kru Koran ini mengaku para guru tidak dapat
bertindak apa-apa saat seluruh murid melakukan aksi belajar. Karena aksi
ini sudah berlangsung lama. Meski begitu, seluruh guru tetap siap
diruangan sambil menunggu seluruh murid selesai melakukan aksinya.
“Seluruh guru tidak ada yang pulang hingga jam sekolah berakhir,” ujar
Purwanta.
Permasalahan tuntutan murid-murid itu
sudah berlarut-larut namun Kepala Sekolah tidak pernah tanggap terhadap
murid. Puncaknya, saat Kasek Dra Marliana justru menyetrap murid yang
ikut pada perlombaan paskibraka beberapa waktu lalu. Padahal pada
perlombaan itu
MAN meraih juara tiga. Suatu prestasi yang bagus namun kenyataannya justru Kasek memberi sanksi kepada murid yang ikut. (Tm)