Sebagian badan jalan provinsi di Desa Tanjungan, Kabupaten Samosir, saat ini dalam kondisi rusak parah dan tergolong rawan tertimbun tanah longsor dari kawasan perbukitan yang berada di sisi jalan raya tersebut.
Informasi yang dihimpun antarasumut dari Samosir, Minggu (12/5) menyebutkan, kondisi sebagian badan jalan di Desa Tanjungan saat ini berlubang dan pada saat turun hujan rawan terjadi longsor, sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Kepala Bagian Humas Setdakab Samosir Franklin Sigalingging mengatakan, kondisi jalan provinsi di Desa Tanjungan tersebut telah ditinjau oleh Bupati Samosir Mangindar Simbolon saat bersama rombongan pejabat instansi terkait melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Simanindo, pekan lalu.
“Bahkan Bupati Samosir bersama rombongan sempat ikut bergotong royong dengan warga mengalihkan air yang menggenang di atas badan jalan dan menyusun batu untuk pembatas di badan jalan yang sudah longsor,” ujarnya.
Franklin memperkirakan kondisi sebagian badan jalan provinsi di Desa Tanjungan saat ini rawan terhadap pengguna jalan.
Disebutkannya, jalur jalan raya tersebut sempat belum lama ini sempat beberapa saat tidak bisa dilalui akibat salah satu jembatan di kawasan itu ambruk.
Sebelum dilakukan pembangunan jembatan baru, warga setempat terpaksa membuat jembatan darurat.
Dikatakan Franklin, Pemerintah Kabupaten Samosir telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar sejumlah sarana infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak di Samosir segera diperbaiki.
“Masalah kerusakan jalan dan jembatan tetap menjadi perhatian serius Bupati Samosir,” tambahnya. (ant)