BPRPI unjuk rasa di Mako Polresta Medan, tuntut pelaku pengerusakan masjid diproses
MEDAN (utamanews.com)
Sabtu, 04 Jun 2016 23:34
Puluhan massa dari Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI), melakukan aksi unjuk rasa, di Mako Polresta Medan, jalan HM Said, Sabtu siang (4/6). Kedatangan massa yang sebagian ibu-ibu berkerudung ini menutut Kapolresta Medan untuk mengusut dan menangkap pelaku pengrusakan masjid Afnawawi Noeh, di pasar 7-8 Desa Sampali, Kec. Percut Seituan, Kab.Deliserdang.
Amatan utamanews.com massa yang memadati pintu masuk Polresta Medan ini mulai berkumpul sekira pukul 14.15.Wib, mereka berkurumun dan kemudian menyampaikan aspirasinya melalui orasi dan pamplet. Massa meminta Polresta Medan segera mengusut sejumlah oknum yang melakukan pengrusakan pembangunan sarana ibadah Masjid
Menurut Ketua BPRPI Fery Pribadi, pengerusakan Masjid Afnawawi di Sampali ini dilakukan oleh preman ataupun mafia tanah pada Kamis 13.00 WIB dan Jumat 09.00 WIB.
Selain dirusaknya tempat ibadah tersebut, beberapa tanaman-tanaman yang berada di sekitarnya juga rusak. Aksi pengrusakan ini menimbulkan amarah bagi warga Desa Sampali dan menimbulkan kerugian sekitar Rp100 juta.
“Agar tidak terjadi konfik SARA di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang mengembangkan syiar agama Islam, kami meminta Kapolresta menangkap preman yang disuruh mafia tanah,” ujar Fery.