Gubsu H Gatot Pujonugroho ST bersama Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di SMP Negeri 5 Medan Jalan Kol L Yos Sudarso Medan, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (5/5). UN berjalan dengan lancar, sebanyak 875 siswa mengikuti ujian yang dilaksanakan serentak secara nasional tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak sekolah, 875 siswa yang mengikuti UN tidak seluruhnya siswa SMP Negeri 5 Medan. Ada siswa berasal dari 5 SLTP yang masuk rayon SMP Negeri 5 Medan. Untuk SMP Negeri 5 Medan, siswa yang mengikuti UN sebanyak 253 orang dengan menempati 13 ruangan.
Kemudian siswa SMP Terbuka Negeri 5 Medan berjumlah 160 orang, menempati 8 ruangan. Lalu SMP Swasta Dr Wahidin SH berjumlah 336 orang, menempati 17 ruangan. Selanjutnya siswa SMP Swasta Yaspendhan Sei Mati berjumlah 55 orang, menempati 3 ruangan. Selain itu siswa SMP Sasta HKBP Sei Mati berjumlah 40 orang, menempati 2 ruangan. Serta SMP Swasta HKBP Belawan berjumlah 31 orang dan menempati 2 ruangan.
“Jadi jumlah seluruh siswa yang mengikuti UN di SMP Negeri 5 Medan ini lebih kurang 875 orang. Mereka ditempatkan dalam 45 ruangan,” kata salah seorang pihak sekolah sambil menunjukkan data siswa beserta asal sekolah selengkapnya.
Begitu tiba di lokasi, Gubsu dan Plt Wali Kota disambut Kepsek SMP Negeri 5 Medan H Kasintan Harahap SP.d. Mereka selanjutnya meninjaua sejumlah ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan UN. Dalam peninjauan tersebut, baik Gubsu dan Plt Wali kota mengingatkan kepada para siswa agar tidak terburu-buru menjawab, baca soal satu persatu dengan teliti.
Sebelum mengikuti UN, kedua pejabat tinggi di Pemprov Sumut dan Pemko Medan ini berpesan kepada para siswa agar berdoa terlebih dahulu sehingga diberi kemudahan dalam menjawab setiap soal dengan baik. Di samping itu harus bisa konsentrasi penuh dan percaya atas kemampuannya masing-masing.
Pelaksanaan UN untuk tingkat SLTP ini berlangsung 4 hari. Bidang studi yang diujikan masing-masing Bahasa Indonesia, Ilmu pengetahuan Alam (IPA), Matematika dan Bahasa Inggris. Untuk membuat siswa lebih fokus dan konsentrasi selama ujian, setiap harinya mata pelajaran yang diujikan hanya satu mata pelajaran. Hari pertama dimulai dengan ujian Bahasa Indonesia, lalu IPA, Matematiuka dan Bahasa Inggris.
Usai melakukan peninjauan Gubsu mengatakan, pelaksanaan UN di SMP Negeri 5 Medan berdasarkan hasil pantauan sejauh ini berjalan dengan lancar. Dia berharap agar pelaksanaan UN tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi persiapan yang dilakukan menjelang UN sudah cukup baik dan matang. “Kita berharap UN tahun ini bisa lebih baik,” ungkap Gatot.
Sebelumnya Plt Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengingatkan kepada seluruh siswa yang mengikuti UN supaya bisa lebih tenang dalam menghadapi ujian. Sebab, seluruh soal-soal yang diujikan umumnya sudah dipelajari pada saat kelas 1. Kelasa 2 sampai kelas 3. Yang dibutuhkan hanya konsentrasi dan ketelitian dalam menjawab soal demi soal.
“Saya yakin jika para siswa sebelum menjawab lebih dulu membaca soal dengan teliti serta mampu mencernanya, Insya Allah seluruh soal bisa dijawab dengan baik. Yakinlah dengan kemampuan masing-masing, sebab sebelum mengikuti ujian ini pasti seluruh siswa telah melakukan persiapan. Yang lebih utama lagi, berdoa lebih dulu sebelum memulai ujian. Serahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dalam menjawab soal demi soal,” pesan Eldin.