Rabu, 29 Apr 2026

Masalah Instalasi Jenazah jadi kendala RSUP Medan dalam peningkatan akreditasi

MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 23 Jun 2015 07:26
Walikota Medan saat sidak ke fasilitas rawatan RSU dr Pirngadi Medan, beberapa waktu lalu
 HPM

Walikota Medan saat sidak ke fasilitas rawatan RSU dr Pirngadi Medan, beberapa waktu lalu

Masalah Instalasi Jenazah terutama pengadaan lemari pendingin (kulkas) mayat yang mengalami kerusakan, sehingga menebar bau, menjadi pertanyaan Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD kota Medan. Hal ini disampaikan dalam menanggapi upaya positif manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan dalam meningkatkan akreditasi pelayanan rumah sakit tersebut.

"Kita sambut positif atas rencana Pirngadi Medan untuk meningkatkan akreditasinya, tapi yang masih mengganjal bagi saya dan kami bersama Komisi B DPRD Medan telah menyikapi itu, bahwa tidak berfungsinya kulkas mayat, itu harus menjadi perhatian serius sebelum melengkah lebih maju,"ujar anggota tim Pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan (AMJ) Walikota Medan periode 2011-2015, Wong Chun Sen, saat rapat bersama Dinas Kesehatan Medan dan Direktur RSU dr Pirngadi Medan, Senin (22/6) di ruang banggar gedung DPRD Medan.

Karena, menurut Wong yang juga anggota Komisi B DPRD Medan ini, dengan kondisi peralatan yang serba rusak, sulit kiranya bagi RSU dr Pirngadi Medan dpat memberi pelayanan tipe A."Maka regenerasi peralatan di rumah sakit perlu dilaksanakan,"tegas politisi dari PDI Perjuangan Medan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSU dr Pirngadi Medan Edwin Effendi, menegaskan pihaknya telah melakukan pembenahan-pembenahan dalam upaya memenuhi standar layanan. Meski belum secara keseluruhan, namun beberapa wilayah sudah berfungsi dengan baik.
"Untuk kondisi di kamar mayat, itu memang sedang rusak. Kita ada 3 unit freezer, jadi kita ambil kebijakan pokoknya jangan sampai ada yang tak berfungsi, satu-satunya itu kita perbaiki,"jelas Edwin.

Namun demikian, Edwin optimis ditahun 2015 ini ada pengadaan freezer baru yang besar dan kuat, guna menampung 6 pasien."Yang terpenting tak terganggu pelayanan,"ucapnya terkait pembenahan di sektor yang menjadi perhatian tim pansus.

Selain itu, selaku Direktur RSU Pirngadi, pihaknya telah melakukan pembenahan secara prioritas untuk ruang UGD dan ICU. "UGD dan ICU pun sudah berfungsi dengan baik, kamar mandi pun kita buat skala priorits, walaupun belum sentuh keseluruhan, tapi beberapa wilayah itu sudah ada kamar mandi-kamar mandinya.

Sementara, terkait pertanyaan yang disampaikan Wong Chun Sen masalah komplain dari masyarakat terhadap pelayanan BPJS kesehatan. Ditambah Desakan Ketua Pansus Landen Marbun agar Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Usma Polita agar dapat menuntaskan persoalan validasi data BPJS dan pelayanan prima yang diterima peserta BPJS.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menjawab hal tersebut, Usma Polita mengatakan, terkait banyaknya komplain di masyarakat terutama mengenai rumah sakit rujukan ataupun dari puskesmas pada rumah sakit yang berintegrasi, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pengelola dalam hal ini pihak BPJS.

"Jadi mekanisme rujukan tetap sama dengan program yang lama kementerian kesehatan. Tingkat rujukan berjenjang, jadi setiap masyarakat berobat harus berobat dulu ke Puskesmas. Juga mungkin merepotkan di masyarakat selama ini kita dengar rumah sakit maupun pelayanan primer itu sudah ditetapkan BPJS tidak boleh pindah tempat. 

Namun, dikatakan Usma, Dinas Kesehatan akan bersikap ketika ada permasalahan timbul, baru pihaknya melakukan intervensi. Termasuk adanya kutipan biaya yang tidak memenuhi standar prosedur yang berlaku. "Kalau yang itu, ada beberapa masyarakat yang dikembalikan uangnya,"ungkapnya.

iklan peninggi badan
(*)

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️