Senin, 19 Apr 2021 00:46
  • Home
  • Kesehatan
  • Duta Besar Robert Blake : “Kini Saatnya Untuk Bertindak”

Duta Besar Robert Blake : “Kini Saatnya Untuk Bertindak”

JAKARTA (utamanews.com)
Senin, 30 Nov 2015 17:27
JAKARTA, (utamanews.com) - Pada Hari AIDS Sedunia tahun 2015, mari kita bayangkan sebuah dunia di mana kita memiliki segala sesuatu yang kita butuhkan - alat, ilmu pengetahuan, dan tujuan yang sama - untuk menurunkan jumlah infeksi baru HIV sebesar 90 persen di antara perempuan, laki-laki, dan anak-anak.  

Bayangkan bahwa kita memiliki generasi bebas AIDS dimana HIV tidak lagi menjadi ancaman kesehatan masyarakat. Ini bukan mimpi muluk – tapi merupakan kemungkinan luar biasa yang ada di hadapan kita sekarang. Demikian dikatakan oleh Duta Besar Amerika Serikat, Robert Blake dalam siaran pers yang diterima utamanews.com, hari ini (30/11/2015).

“Tapi kita harus merebut kesempatan ini untuk mewujudkannya. Hari AIDS Sedunia tahun 2015 menjadi kesempatan untuk menghormati orang-orang yang telah kehilangan nyawa karena AIDS, orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS, dan orang-orang yang memberikan perawatan, keluarga, teman-teman, dan masyarakat yang mendukungnya,” ujar Robert Blake.

Hari AIDS Sedunia, kata Robert, juga menandai suatu tonggak sejarah: masyarakat di seluruh dunia berkomitmen untuk mengakhiri epidemi HIV/AIDS pada tahun 2030 sebagaimana dinyatakan dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan tahun 2030 dan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Ini saatnya bagi kita untuk melaksanakan berbagai program yang memungkinkan kita menanggulangi epidemi HIV/AIDS.
 
Ilmu pengetahuan telah memberikan instrumen yang kaya untuk menghentikan HIV: obat yang lebih efektif dan telah terbukti secara klinis, alat diagnostik seperti tes kit yang mudah digunakan dan memberikan hasil dalam beberapa menit, tidak lagi berjam-jam atau atau berhari-hari, serta alat dan pendekatan yang lebih efektif untuk pencegahannya. Sebagai contoh, kita tahu bahwa pengobatan antiretroviral (ARV) meningkatkan prospek kelangsungan hidup seseorang dan menjaganya tetap sehat hingga lebih dari dua kali lipat. Pengobatan ARV juga dapat mencegah penularan dari orang-orang yang hidup dengan HIV terhadap pasangannya yang negatif HIV, dan penggunaan ARV secara teratur dapat melindungi seseorang dari infeksi.
 
Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk menggunakan berbagai instrumen baru tersebut dalam Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan HIV/AIDS 2015-2019. Yang akan dilakukan termasuk menjangkau dan menyediakan akses langsung terhadap pengobatan untuk populasi yang memiliki risiko lebih tinggi dari rata-rata terinfeksi HIV. Pelaksanaan strategi baru akan memastikan infeksi baru HIV dan kematian akibat AIDS menurun 50%; sedikitnya setengah dari orang yang hidup dengan HIV akan mendapatkan obat ARV yang dapat menyelamatkan nyawa, dan jumlah infeksi HIV pada bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif akan menurun secara signifikan.
 
“Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, Pemerintah Indonesia telah menetapkan target baru yang ambisius yaitu menggabungkan pencegahan, pengujian dan pengobatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan terbaru, data terbaru serta obat-obatan dan alat-alat diagnostik yang lebih efektif, dikombinasikan dengan kerja keras para tenaga kesehatan, dokter, masyarakat dan organisasi masyarakat sipil. Strategi ini juga membawa pelayanan lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkannya. Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Rencana Darurat Presiden AS untuk AIDS (PEPFAR) sangat gembira dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk menjawab tantangan dan mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030. Melalui upaya bersama yang dilakukan dengan beberapa organisasi masyarakat sipil lokal, USAID mampu menjangkau 100.589 anggota prioritas dan populasi kunci untuk memaparkan informasi tentang HIV/AIDS, dan 81 persen di antaranya telah melakukan tes HIV di fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun dan swasta,” tambahnya.
 
Jadi sekarang kita memiliki ilmu, obat, dan dapat melihat hasil yang nyata saat kita semua bekerja sama: Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, Kementerian Kesehatan, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, organisasi keagamaan, PBB, serta berbagai lembaga donor.
 
Menurut Dubes, mencapai tujuan ini tentunya tidak mudah. Untuk menjangkau orang-orang yang hidup dengan HIV, kita semua harus berbagi tanggung jawab dan bersama memperkuat upaya ini.  Kita semua paham apa yang harus kita lakukan untuk dapat mengendalikan epidemi, dan kini kita memiliki perangkat yang memungkinkan hal tersebut terwujud. Melalui kemitraan, kita sudah mencapai banyak hal sejak epidemi berada di titik terburuk hingga sekarang, tetapi pekerjaan kita masih jauh dari selesai.
 
“Ilmu pengetahuan telah memberikan solusi. Kita memiliki banyak perangkat. USAID dan PEPFAR bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia dalam komitmennya untuk mengakhiri epidemi ini,” pungkasnya.
 
(rls)
T#g:AIDSkesehatanusa
Berita Terkait
  • Jumat, 16 Apr 2021 06:26

    Satgas Yonif 512 Pererat Tali Persaudaraan Dengan Pelayanan Kesehatan

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalipay melaksanakan kegiatan anjangsana dan memberikan pelayanan kesehatan bagi warga perbatasan yang sakit di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Kee

  • Senin, 12 Apr 2021 22:32

    Wagub Musa Rajekshah Sampaikan Fokus Pembangunan Sumut Di Reses Komisi XI DPR RI

    Pada tahun 2020 - 2021 berbagai kebijakan telah ditempuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sumatera Utara (Sumut) dalam mempercepat pemulihan ekonomi. Langkah yang diambil secara terencana dan

  • Kamis, 08 Apr 2021 13:38

    Kinerja Walikota Tebingtinggi Terkait Sanitasi dan Air Bersih Diapresiasi USAID dan Bappenas

    US Agency for International Development (USAID) Indonesia mengapresiasi kinerja Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan terkait masalah sanitasi, air bersih dan hidup higienis.

  • Kamis, 08 Apr 2021 12:08

    TNI Buka Layanan Kesehatan Gratis di Papua

    Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti Pos Kout Km 31 Kampung Arso 1, Kabupaten Keroom, Papua, membuka layan

  • Minggu, 04 Apr 2021 11:04

    Jumlah Pelayanan Bakti Kesehatan Bermartabat di Pantai Barat Melebihi Target

    Tim dokter dari Program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumatera Utara (BKB Sumut) melanjutkan pelayanan kesehatan keliling, ke kawasan Pantai Barat yakni Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng)

  • Jumat, 02 Apr 2021 07:02

    Pangkogabwilhan I Hadiri Launching Penegakan Prokes di Tempat Umum dan Pelabuhan

    Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. bersama Gubernur Kepri dan para Pejabat FKPD Provinsi Kepri menghadiri launching Protokol Kesehatan di tempat-tempat umum dan pelabuhan

  • Rabu, 24 Mar 2021 19:54

    Audiensi BPJHC, Walikota Tebing Tinggi Beberkan Upaya Pemko Tangani Kesehatan

    Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM. menerima kunjungan dari Badan Pekerja Join Health Council (BPJHC), Rabu (24/3), bertempat di Ruang Kerja Lantai IV Gedung Balai Kota. Turut men

  • Senin, 22 Mar 2021 21:22

    Kapuskes: TNI Bersama Sipil Bersatu Hadapi Ancaman Biologi

    TNI bersama Sipil dan lintas sektor atau dari berbagai pemangku kepentingan bersatu-padu membicarakan bagaimana ancaman biologi kedepan dan bagaimana impact pada ketahanan kesehatan nasional. Tentunya

  • Minggu, 07 Feb 2021 14:47

    Kapolsek Kembali Laksanakan Ops Yustisi di Kecamatan Medan Area

    Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago SH MH bersama Koramil 03 Medan Area, Koramil 04 Medan Kota, Satpol PP, Dishub Kota Medan, 3 pilar dan instansi terkait melaksanakan Ops Yustisi terhadap pela

  • Sabtu, 06 Feb 2021 05:06

    Cara Unik Koramil 0824/07 Laksanakan Sosialisasi Protkes

    Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Kab. Jember dan khususnya Kecamatan Silo, Anggota Koramil 0824/07 Silo melakukan sosialisasi (Woro Woro) Protokol Kesehatan (Protkes) di Pasa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak