<i><font color="#000099">Seorang siswi SD yang merupakan korban kecelakaan saat dijenguk pejabat setempat di rumah sakit, (2/2/2016)</font></i>
KARO, (utamanews.com) – Empat belas siswa/i sekolah dasar (SD), yang merupakan anak-anak pengungsi erupsi Sinabung yang tinggal di tempat relokasi, Siosar mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga masuk ke jurang sedalam 15 meter. Akibat kecelakaan ini, seorang siswi An. Khairunisah br Ginting, (11 tahun), asal desa Berkerah, meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun utamanews dari sejumlah sumber, kecelakaan ini terjadi pada Selasa (2/2/2016) pukul 17.10 wib, tepatnya di jalan tanjakan sebelum puncak 2000.
“Anak sekolah pengungsi Siosar yang pulang bersekolah di SD desa Kacinambun dan Desa Sukamaju, dimana karena keterlambatan mobil BPBD menjemput mereka, anak sekolah ini tidak sabar lalu menumpang mobil roda empat jenis Datsun yang mengangkut material ke Siosar,” ujar petugas setempat yang minta namanya tidak ditulis.
Di jalan melewati titik nol Siosar, lanjutnya, mobil Datsun tidak sanggup naik karena keberatan muatan, kemudian anak-anak sekolah tersebut dipindahkan ke mobil truk pengangkut material batu yang juga menuju ke perumahan Siosar.
“Di jalan tanjakkan sebelum puncak 2000, truk bermuatan batu koral ini diduga tidak mampu melintasi tanjakan terjal sehingga mundur dan terjatuh ke jurang,” ungkapnya.
Selanjutnya korban kecelakaan dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe, dimana 2 anak mengalami luka berat, yakni Khairunisah br Ginting dan Yosa br Karo (11 tahun) warga Ds Simacem, yang mengalami patah tulang terbuka kaki kiri. Khairunisah akhirnya dilaporkan telah meninggal dunia.
Keterangan dari petugas, korban yang saat ini masih dirawat di RSU Kabanjahe antara lain:
1. Rehlitna br Karo, umur 12 tahun warga desa Bekerah
2. Puja br Sitepu, umur 10 tahun warga desa Simacem
3. Reja Kristiani Ginting, umur 13 tahun desa Simacem
4. Rio Sitepu, umur 12 tahun warga desa Simacem
5.Nabila br Ginting, umur 10 thn warga desa Simacem
6. Fita Dameria br Sembiring, umur 11 tahun desa Bekerah
7. Nofita Sari br Nainggolan, umur 14 tahun warga desa Bekerah
8. Nujul Aini br Karo, umur 11 thn warga desa Bekerah
9. Pertiwi br Sembiring, umur 13 tahun warga desa Simacem
10. Lastri br Sembiring, umur 10 tahun warga desa Simacem
11. Heri Adytia Batunanggar, umur 11 tahun warga desa Bekerah
12. Lova br Karo umur 10 tahun warga desa Simacem