Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group mengumumkan telah meresmikan rute baru hari Jum'at (18/ 06). Penerbangan perdana dari Bandar Udara Eltari, Kupang (KOE) menuju Lewoleba melalui Bandar Udara Wunopito, terletak di Desa Lamahora, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata (LWE), keduanya berada di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan, Lewoleba menempatkan sebagai kota tujuan baru ke-140 Wings Air di nasional dan internasional, sedangkan secara intra-Bali Nusa Tenggara, Lewoleba adalah urutan kota ke-15 setalah Bali, Lombok, Ruteng, Alor, Atambua, Bajawa, Ende, Kupang, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Tambolaka, Waingapu dan Rote.
"Terbang perdana Wings Air yang dimulai hari Jumat penerbangan nomor IW-1995 lepas landas dari Bandar Udara Eltari pukul 10.40 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan mendarat mulus di Bandar Udara Wunopitu pada 11.40 WITA", ujar Danang, Sabtu (19/6).
Tanda pendaratan penerbangan berjadwal perdana ini, dilakukan penyemperotan pada badan pesawat (water salute).
Seluruh awak pesawat, perwakilan manajemen Wings Air disambut oleh Bupati Lembata beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkompinda); Area Manager Lion Air Group Nusa Tenggara Timur, Rinus Togarma Zebua; Station Manager Wings Air Lewoleba, Fauzan Alkatiri dengan pengalungan kain khas serta sambutan penerimaan dari adat lokal.
Peresmian terbang pertama di Lewoleba ini, untuk simbolis berupa penyerahan miniatur pesawat ATR 72 kepada Bupati Kabupaten Lembata, yang diwakilkan Wakil Bupati Kabupaten Lembata, Thomas Ola Langoday oleh Capt. Decky Arianto, Operation Manager Wings Air selaku perwakilan manajemen Wings Air.
Rute kembali masih dilayani di hari yang sama, Wings Air penerbangan IW-1994 memiliki waktu keberangkatan dari Bandar Udara Wunopitu pada 12.00 WITA dan tiba di Bandar Udara Eltari pukul 13.00 WITA.
Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi dari internal, pemerintah daerah, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara serta berbagai pihak terkait lainnya dalam persiapan penerbangan perdana mendatang. Berharap, dengan sinergitas ini akan terlaksana lancar, sehingga Wings Air dapat menjangkau dan melayani penerbangan di gerbang udara NTT.
Sebagai informasi, NTT adalah provinsi yang memiliki 16 bandar udara, 13 airport diantaranya Wings Air sudah beroperasi.
1. Bandar Udara A. A. Bere Tallo di Atambua (ABU)
2. Bandar Udara El Tari di Kupang (KOE)
3. Bandar Udara Frans Sales Lega di Ruteng (RTG)
4. Bandar Udara Frans Seda di Maumere (MOF)
5. Bandar Udara Gewayantana di Larantuka (LKA)
6. Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman di Ende (ENE)
7. Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo (LBJ)
8. Bandar Udara D. C. Saundale di Rote (RTI)
9. Bandar Udara Mali di Alor (ARD)
10. Bandar Udara Bajawa Soa di Ngada (BJW)
11. Bandar Udara Tambolaka di Sumba Barat Daya (TMC)
12. Bandar Udara Umbu Mehang Kunda di Waingapu (WGP)
13. Bandar Udara Wunopito di Lembata - Lewoleba (LWE)
Wings Air belum beroperasi di:
2. Bandar Udara Tardamu di Sabu
3. Bandar Udara Pantar di Alor