Kamis, 21 Mei 2026

Warga Minta Pemerintah Kembalikan Fungsi Hutan di Sipoholon

Taput (utamanews.com)
Oleh: Robi Senin, 06 Mar 2023 16:36
Ilustrasi
Istimewa

Ilustrasi

Dari ratusan bahkan mungkin ribuan hektare hutan di kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) provinsi Sumatera Utara merupakan aset negara.

Kayu Alam, Pinus dan tanaman kayu lainnya sangat banyak manfaatnya di tengah kehidupan manusia dan binatang yang merupakan habitatnya.

Hutan Taput terlihat di jajaran bukit barisan, yang merupakan tempat ekosistem hewan, tumbuhan dan hayati sehingga menjadikan hutan merupakan sumber daya yang fundamental untuk berkelanjutan kehidupan manusia. Juga merupakan tangkapan air, sumber bahan baku obat-obatan, bibit unggul dan banyak terkandung didalam Hutan sangat penting untuk kelangsungan hidup.

Manusia wajib menjaga dan merawat hutan, yang merupakan fundamental keberlangsungan kehidupan sekitar lingkungan hutan tersebut amanah undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang Hutan. Merawat dan menjaga hutan dengan cara menambah populasi, dengan menanam kayu berbuah yang mampu menopang kehidupan. 
Seorang warga Sipoholon yang peduli dengan lingkungan Hutan, WS, sangat mengharapkan peran serta kelompok masyarakat ikut melestarikan lingkungan hidup yang ada di hutan.

"Kelompok masyarakat yang ada di Sipoholon, wajib ikut menjaga dan merawat hutan. Karena, keberlangsungan kehidupan ini merupakan tanggungjawab bersama untuk generasi kedepannya. Hutan memiliki potensi yang besar untuk kebutuhan kehidupan manusia sehari-harinya. Mulai dari air bersih, tanaman berbuah, papan dan banyak lagi", ucap masyarakat Sipoholon ini.

Plh. DPK GEPENTA Taput Winner Simanungkalit, Senin (06/03), meminta pemerintah untuk memperhatikan keadaan lingkungan hutan yang ada di Sipoholon. Untuk memprogramkan penanaman kayu, merawat dan menjaga hutan dengan mengembalikan kelestarian lingkungan hutan Sipoholon kembali.

"Dolok Imun, Tombak Sampuraga dan hutan lainnya yang ada di kecamatan Sipoholon merupakan bukit yang semestinya dijaga dan dirawat dengan baik. Karena ketersediaan air sangat dibutuhkan dalam keberlangsungan kehidupan. Namun, dari pantauan saya kuat dugaan hutan yang ada di kecamatan Sipoholon terancam masalah darurat lingkungan. Yang mana, sudah terjadi eksploitasi besar-besaran setiap tahunnya penebangan kayu namun tidak ditanam kembali. Mulai dari kayu gelondongan, sawmil, dan lahan konsesi tanaman eukaliptus sudah banyak potensi hutan berkurang. Yang mengakibatkan potensi tangkapan dan penahan air berkurang, sehingga kemungkinan kritis air dan bencana dapat terjadi", ungkapnya.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later