Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani,Sp.A diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Zainal Siahaan, SE MM menghadiri Rapat Kordinasi Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Toba 2024 di Siantar Hotel Pematangsiantar, Rabu 14 Agustus 2024.
Dalam sambutannya Wali Kota melalui Asisten II menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polres Pematangsiantar yang menyelenggarakan Rakor yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi seluruh masyarakat kota Pematangsiantar.
Dikatakan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada pilkada tahun 2024 yang sesaat lagi akan dimulai terhitung 105 hari lagi sejak saat ini merupakan bukti keseriusan pemerintah untuk meningkatkan demokrasi yang menjadi titik penentu masa depan bangsa.
Dikatakan melalui arahan Presiden Jokowi bahwa melihat pentingnya pesta demokrasi serentak tersebut diharapkan seluruh komponen bangsa hendaknya dapat mewujudkan rasa kondusifitas termasuk diwilayah Kota Pematangsiantar ini.
Sebagai bentuk dan ikhtiar kita dalam mewujudkan Pilkada Jujur dan adil semua ikhtiar kita menjadi amal ibadah serta seluruh kegiatan dapat terlaksana untuk perwujudan Siantar Sehat Sejahtera dan berkualitas Serta Siantar bangkit dan maju.
Sementara itu Kapolres pematangsiantar AKBP Yogen H Baruno mengatakan pengamanan serentak sangat perlu dilakukan untuk memaparkan situasi dimasing masing wilayah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kita dalam pilkada serentak, Untuk itu kegiatan ini sangat penting untuk menyelaraskan berbagai antisipasi informasi dan masukan masukan bersama kemungkinan kerawanan dalam pilkada serentak di kota Pematangsiantar " kata Kapolres.
Ditambahkanmya Kita telah berhasil dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2024 untuk itu diharapkan kepada semua pihak baik jajaran pemerintah dan penyelengara pemilu serta seluruh komponen dapat mendiskusikan dan memberi masukan yang berharga.
" Kita selaraskan untuk tahapan dan gelar pasukan menunjukkan kesiapan dalam pengamanan Pilkada serentak sehingga kota kita dianggap mampu menjaga kondusifitas penyelengaraan pemilu.
Supaya tidak menjadi preseden buruk dapat menjadi modal yang bagus kota Siantar tahun 2024" katanya.
Acara Rakor diikuti unsur Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Penyelenggara Pemilu.