Selasa, 17 Mar 2026

Wali Kota Wesly Silalahi Lepas Pawai Cap Go Meh: Toleransi Jadi Wujud Utama

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: LEP27 Minggu, 01 Mar 2026 11:39
 Istimewa

Ribuan warga Kota Pematangsiantar memadati area festival untuk menyaksikan atraksi barongsai, naga, dan panggung hiburan budaya yang menandai berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. 

Puncak perayaan Cap Go Meh yang digelar di pusat kota malam ini berlangsung meriah di Balai Kota, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat. Sabtu (28/2/2025).

Tampak hadir Ketua Walubi Pematangsiantar Susanto, Sekretaris Walubi Sumatera Utara : Albert Masli, Sekretaris Walubi Siantar Chandra, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi A Sitanggang SSTP MSi, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak, FKUB Kota Pematangsiantar, Perwakilan PCNU Kota Pematangsiantar Ilal Mahdi Nasution, Dewan Pengawas Perumda Tirta Uli Fidelis Sembiring, Dedy Sinaga, KadiskoperindagUKM Herbet Aruan, Plt Kepala BPKPD Alwi Lumbangaol, Kabid PIKP Daniel RP Purba Dasuha, Plt Kabag Prokopim Fadlan Syarkawi, Bhiksu Ce Kuan, Bhiksuni Cong Cen, Bhiksu Pu Shan, Sekretaris FKUB Pdt Ardenias Tarigan, Pengurus FPK Ary Tanjung, Yurnal Amri (Minang), Perwakilan dari etnis Nias, Perwakilan dari Hindu.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menyampaikan apresiasi kepada DPD Walubi Kota Pematangsiantar atas terlaksananya perayaan cap go meh ini dengan baik dan meriah.
"Kegiataan ini bukan hanya menjadi momentum keagamaan bagi umat budha tetapi menjadi bagian dari kekayaan budaya dan keberagaman yang mempererat persaudaraan ditengah masyarakat kita," tuturnya.

Wali Kota Wesly Silalahi pun menjelaskan bahwa cap go meh yang menandai puncak rangkaian perayaan imlek memiliki makna harapan baru, semangat kebajikan, serta tekad menjalani kehidupan yang lebih baik ditahun yang baru.

"Nilai-nilai seperti persaudaraan, gotong royong, kepedulian dan saling menghormati adalah pondasi penting dalam membangun Kota Pematangsiantar yang harmonis dan maju," ucapnya.

Wesly Silalahi menyampaikan bahwa melalui kegiatan seperti ini, kita meneguhkan komitmen bersama untuk merawat toleransi, memperkuat kerukunan antar umat beragama, serta menjaga suasana aman dan kondusif ditengah masyarakat.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Pemerintah kota pematangsiantar akan terus mendukung setiap kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang membawa dampak positif bagi persatuan dan pembangunan daerah," tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Pematangsiantar, Chandra menyampaikan permohonan maaf terkait jadwal acara yang sedikit mundur dari agenda semula. Beliau menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan bersama seluruh panitia.

"Kami melaporkan bahwa kegiatan malam puncak ini dimulai sedikit terlambat dari jadwal awal. Kami dengan sengaja menanti hingga pelaksanaan salat Tarawih di masjid-masjid sekitar selesai. Bagi kami, menghargai saudara-saudara umat Muslim yang beribadah jauh lebih penting daripada sekadar mengejar waktu jadwal acara," ucapnya.

iklan peninggi badan
Chandra mengatakan perayaan Cap Go Meh bukan hanya untuk masyarakat Tiongha akan tetapi tapi untuk menghiburan semua kalangan masyarakat.

"Dan kami mengucapkan terima kasih kepada forum kerukunan umat beragama (FKUB) serta dari lintas agama hadir semua," ucapnya.
Editor: Yudi Setyawan
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️