Kecelakaan maut yang terjadi di Dusun Bulu Pange, Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun disikapi oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang Lembaga Pemantau Keuangan Negara Tim Investigasi Pidana Korupsi (DPC LPKN TIPIKOR) Simalungun.
Pesan WhatsApp Jumat (26/1/2024) dari Bapak Marulak selaku Ketua DPC LPKN TIPIKOR Simalungun kepada awak media menyampaikan, "Kami dari LPKN TIPIKOR Kabupaten Simalungun mengucapkan Turut Berdukacita sedalam-dalamnya atas kecelakaan maut yang menewaskan 6 orang, di antaranya 5 orang guru pendidik anak-anak bangsa."
"Hal ini menjadi suatu tragedi di Simalungun yang sangat disayangkan. Untuk itu, kami bermohon kepada Bupati Kabupaten Simalungun, Bapak Radiapoh Sinaga, agar juga memberitahu kepada masyarakat dan instansi-instansi di Simalungun untuk menaikkan Bendera Merah Putih setengah tiang," ucap Marulak Nainggolan.
Dilanjutkannya, "Khususnya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Bapak Sudiaman Saragih, agar turut merespons tragedi kecelakaan ini."
"Kita mengetahui bahwa 5 orang korban dalam kecelakaan maut tersebut adalah tenaga pendidik anak-anak bangsa yang pergi ke daerah tersebut dalam rangka urusan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian. Sangat disayangkan mereka lebih dahulu meninggalkan kita," ungkap Marulak Nainggolan.
"Mari seluruh warga masyarakat Simalungun menaikkan Bendera Indonesia setengah tiang sebagai bentuk kehormatan dan terima kasih kepada 5 orang tenaga pendidik yang menjadi korban kecelakaan maut di Simalungun atas jasa-jasa mereka dalam pengabdian kepada bangsa dan negara kita tercinta," tutup Marulak Nainggolan.