Tragedi Penganiayaan Oleh Oknum Polisi, Koordinator Wilayah Sumbagut BEM SI: Evaluasi Kapolrestabes Medan
Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito
Rabu, 09 Nov 2022 09:59
Istimewa
Kapolda Sumut dan Madi Nasution
Delapan oknum polisi pelakuk penyerangan terhadap perawat yang terjadi pada Rumah Sakit (RS) Bandung Kota Medan, Minggu (6/11/2001) telah berhasil diamankan.
Aksi penyerangan ini berlatarbelakang dendam kepada petugas RS Bandung yang telah membatalkan penyekapan terhadap 2 korban yang salah satunya merupakan seorang perawat RS Bandung.
Madi Nasution, Presiden Mahasiswa Universitas Tjut Nyak Dhien sekaligus Koordinator Wilayah (Korwil) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengungkapkan bahwasanya tragedi yang terjadi bukan hanya menciderai marwah Polisi, melainkan merusak amanat Polisi yang seharusnya menjadi penegak hukum menjadi main hukum sendiri
Menurut Madi, Kepala Polrestabes Medan dinilai gagal dalam mewujudkan tag line presisi kebanggan Polri. Kelalaian dalam membina serta mengawasi menjadi akar permasalahan yang terjadi.
"Menyikapi beberapa kasus yang dilakukan oleh oknum polisi dalam beberapa waktu lalu, diperlukan sebuah konsolidasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat guna mengevaluasi kinerja Kepala Polrestabes Medan. Saat ini masyarakat tengah mempertanyakan kapabilitas Kepala Polrestabes Medan dalam menjalankan tugasnya," ujarnya di Medan, Rabu (9/11).
"Sudah sepantasnya petinggi Polri mulai melakukan reformasi untuk segera membangkitkan dan mengembalikan citra kepolisian yang dikenal masyarakat selalu mengayomi terkhusus di Kota Medan. Penempatan struktural perlu dilakukan dengan bijaksana guna mewujudkan Polri Presisi," pungkasnya.