Minggu, 21 Jul 2019 10:25
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Terima Demo BBM Gema Pembebasan, DPRDSU: Kita Berdoa Minta Kepada Allah Supaya Turun

Terima Demo BBM Gema Pembebasan, DPRDSU: Kita Berdoa Minta Kepada Allah Supaya Turun

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: John
Jumat, 19 Okt 2018 14:29
John
Unjuk rasa mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan di Kantor DPRD Sumatera Utara, Jum'at (19/10/2018), diterima oleh anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, Arfan Maksum.

Politisi Demokrat ini turun langsung menemui para pengunjuk rasa yang berorasi menyatakan penolakan mereka terhadap kenaikan terhadap seluruh jenis BBM yang ada di Indonesia saat ini, serta meminta Jokowi menghentikan pencitraan dengan memanfaatkan isu tersebut.

Di hadapan para pengunjuk rasa, Arfan Maksum menyampaikan bahwa apa yang menjadi tuntutan mahasiswa merupakan hal yang muncul karena kondisi yang terjadi saat ini. Namun ia mengaku, tidak dapat menjanjikan apa-apa atas tuntutan mereka.

"Kalau saya orangnya terbuka, tak mungkin saya bilang akan menurunkan BBM. Bohong saya kalau bilang mampu menurunkan BBM," katanya menggunakan pengeras suara milik pengunjuk rasa.

Arfan mengakui berbagai persoalan ekonomi yang terjadi saat ini sangat memberatkan masyarakat. Termasuk semakin tingginya nilai tukar dollar terhadap rupiah yang disebut oleh pengunjuk rasa sebagai bentuk ketergantungan Indonesia terhadap asing sekaligus pemicu kenaikan harga BBM.

"Kalau soal Dollar suruh saja Sandi jual dollarnya. Karena kalau dipikirkan susah, nggak ada dollar kita. Soal BBM jalan satu-satunya yang afdol kita minta kepada Allah SWT. Kita doakan BBM ini bisa turun," ujarnya.

Editor: Dito

T#g:Gema PembebasanHTI
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Minggu, 14 Apr 2019 03:14

    Tiada Tempat Untuk HTI di Bumi Serambi Mekkah

    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) resmi dilarang di Indonesia sejak 17 Juli 2017. Langkah tersebut diambil setelah kajian pemerintah tentang gebrakan dan sepak terjang HTI. Hal yang paling mendasar adalah

  • Sabtu, 30 Mar 2019 08:10

    IPW Heran Kelompok Radikal dan Anti Pancasila Terakomodir Dalam Pilpres 2019

    Debat ke 4 Capres 2019 Sabtu malam ini menjadi penting di tengah berkembangbiaknya kelompok radikal anti ideologi Pancasila, eks teroris, dan para preman jalanan.

  • Jumat, 29 Mar 2019 22:29

    Mantan Kepala BIN: Di Pilpres 2019, Berhadapan Ideologi Pancasila dengan Khilafah

    Abdullah Mahmud Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), menilai Pemilu 2019 yang digelar serentak 17 April mendatang sangat berbeda dari Pemilu yang pernah dilaksanakan di Indonesia

  • Minggu, 03 Feb 2019 06:53

    Politik Pragmatisme Kubu Prabowo-Sandi

    Baru- baru ini, beredar luas di media sosial poster berisi komando pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab agar pendukung FPI menarik dukungan dari pasangan Prabowo-Sandi.

  • Senin, 17 Des 2018 03:17

    Waspada HTI, Tolak Radikalisme!!

    Gencarnya pergerakan organisasi terlarang HTI agar kembali mendapatkan ruang di Indonesia semakin masif. Berbagai upaya baik dari aparat maupun lembaga pemerintah tak kalah untuk menangkal propaganda

  • Kamis, 13 Des 2018 17:03

    Waspada Gerilya HTI Pasca Dibubarkan

    Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait pembubaran HTI oleh Kemenkumham merupakan hal yang sah dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pembubaran organisasi terlarang ini

  • Jumat, 09 Nov 2018 10:49

    Kebutaan Di Balik Aksi 211

    Dampak dari kejadian hari santri yang diselenggarakan oleh Ormas Islam di Garut pada 22 Oktober 2018 lalu, berujung panjang hingga adanya Aksi Bela Tauhid 211. Aksi membela kalimat Tauhid dipelopori o

  • Jumat, 02 Nov 2018 08:22

    Upaya Politis HTI Tunggangi Aksi Bela Tauhid II

    Sebagai organisasi trans-nasional, HTI tidaklah berdiri sendiri. Di belakangnya masih ada Hizbut Tahrir Internasional (HT-IN). Tentu saja mereka tak akan tinggal diam setelah HTI dibubarkan oleh pemer

  • Jumat, 26 Okt 2018 03:26

    Menyalahgunakan Kalimat Tauhid, HTI Berhasil Memecah Belah Umat Islam

    Baru-baru ini Indonesia kembali digemparkan dengan kejadian pembakaran bendera berkalimat tauhid di Garut. Pembakaran bendera berkalimat tauhid yang merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ole

  • Minggu, 23 Sep 2018 04:23

    Gerakan #2019GantiPresiden Cermin Dari HTI

    Ada Mekanisme tertentu dalam gerakan #2019GantiPresiden yang memang terlihat rekat dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Mekanisme ini terkait dengan gerakan anti-demokrasi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak