Pembangunan Prasarana Pengendalian Dasar Sungai Aek Sigeaon, dengan nilai kontrak Rp19 Miliar, oleh perusahaan PT AGHA RAFAN HIDAYAT dengan 158 HK (Hari Kerja) dari BWSS II (Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara II). Sudah melakukan pekerjaan, mulai dari bulan Agustus kemarin dengan melakukan pencetakan berupa Beton Kubus dan normalisasi pinggiran sungai Aek Sigeaon.
Terlihat pemasangan Beton Kubus di beberapa Titik antara Tarutung- Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara. Dengan menggunakan alat berat mengangkat satu persatu Beton Kubus, dari mobil angkutan Beton Kubus ke pinggir Sungai.
Sehingga, dalam waktu beberapa bulan ini bekerja pastinya pihak pelaksana kegiatan pembangunan Prasarana Pengendalian Dasar Sungai Aek Sigeaon ini memiliki progres. Untuk itu publik perlu mempertanyakan perihal besaran persentase progres kegiatan tersebut.
Sebelumnya dari pihak pelaksana kegiatan, memperkenalkan Humasnya bermarga Marpaung sebagai pelaksana di lapangan. Dan, beberapa kali pihak media berkomunikasi dengan Humas tersebut untuk mendapatkan keterangan kegiatan ini.
Namun, ketika UTAMA NEWS bertanya progres kegiatan melalui pesan WhatsApp kepada pelaksana bermarga Marpaung yang sebelumnya sudah ada nomor kontak yang dibagikan. Tidak menjawab sesuai hal yang dipertanyakan.
Miris!!! Pelaksana yang dikatakan humas sebagai corong informasi publik ini, ketika ditemui ke kantor tidak mau menjawab dengan baik. Dia menyuruh wartawan langsung bertanya kepada pihak Engineering yang dikatakan pelaksana kegiatan berada di Medan.