Sebelum menuju ke Mapolres Binjai, sekelompok massa yang menamakan dirinya "Komunitas Umat Islam Kota Binjai" berkumpul di Masjid Agung yang beralamat di Jalan Soekarno - Hatta, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Senin (26/6).
Kedatangan mereka ke Polres Binjai, guna menyampaikan sikap atas maraknya aksi kriminalitas seperti begal, judi dan segala bentuk maksiat di Sumatra Utara, terutama di Kota Binjai.
Pantauan awak media, puluhan Ormas Islam yang berkumpul di Masjid Agung, terlebih dahulu menggelar Sholat Dzuhur bersama, serta dilanjutkan dengan Tausyah yang disampaikan oleh Al Ustadz Surya.
Di Mapolres Binjai yang beralamat di Jalan S. Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, mereka disambut oleh Kasat Intel AKP Ruswandi, serta Kabag Ops, di ruang SPKT.
Dalam pertemuan tersebut, salah seorang perwakilan Ormas Islam Derian Putra, mendesak pihak kepolisian dari Polres Binjai, agar segera mengambil tindakan tegas atas maraknya begal dan juga geng motor yang kerap meresahkan warga Binjai.
"Berantas segala jenis kriminalitas yang menyebabkan keresahan masyarakat kota Binjai, terutama begal, judi dan peredaran narkoba," tegas Derian Putra.
Senada juga disampaikan Syaiful, salah seorang perwakilan dari Forum Umat Islam. Dalam pertemuan itu, dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak bila Aparat Penegak Hukum tidak mampu untuk memberantasnya.
"Apabila pihak keamanan tidak mampu berbuat, maka kami akan bertindak sesuai dengan kemampuan kami," ucapnya.
Penegasan dari mereka pun disikapi oleh Kasat Intel Polres Binjai AKP Ruswandi. Diakuinya, sebelumnya Forkopimda Binjai juga sudah mengadakan pertemuan untuk membahas maraknya begal yang ada di Kota Binjai.
Bahkan dalam pertemuan tersebut, sambung Ruswandi, seluruh Kepala Sekolah SMA dan SMP, serta Camat se-Kota Binjai, juga ikut hadir karena yang terlibat dalam aksi begal juga ada yang masih berstatus sebagai pelajar.
"Untuk begal atau geng motor memang sebelumnya ada di Kota Binjai dan mereka membawa Sajam. Namun belakangan ini sudah mereda karena kami dari Polres Binjai, telah melakukan pencegahan dan patroli rutin," ujar AKP Ruswandi, seraya mengatakan, para begal atau geng motor tersebut juga masuk dalam Organisasi Kepemudaan.
Tidak hanya itu, AKP Ruswandi juga mengatakan, terkait penanganan begal, juga sudah disampaikan kepada Walikota Binjai. "Dalam pertemuan tersebut akhirnya sepakat akan di bentuk tim khusus yang melibatkan TNI - Polri bersama masyarakat," beber Kasat Intel Polres Binjai.
Di akhir penyampaiannya, Kasat Intel Polres Binjai berharap adanya kerjasama dari masyarakat, agar menjaga anak anak kita serta melakukan antisipasi masuknya begal ke Kota Binjai.