Kamis, 29 Okt 2020 03:34

Lintas Eksponen 98: Jangan Sandera Demokrasi Dengan Tuduhan Makar

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Minggu, 20 Sep 2020 12:20
Istimewa
Menyikapi terkait adanya rencana pihak tertentu yang akan melaporkan mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ke pihak kepolisian dengan tuduhan dugaan melakukan makar terhadap Pemerintahan Jokowi, Ketua Presidium Lintas Eksponen 98 Sumut, R. Khairil Chaniago dengan tegas menyatakan, "Jangan ada pihak yang mencoba untuk menyandera Demokrasi di Republik ini".

Sebab menurut R. Khairil Chaniago, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini berdiri dan merdeka karena perjuangan rakyat semesta, dibangun dengan landasan Demokrasi untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Salahsatu ciri ciri Pemerintahan yang demokratis adalah adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga Negaranya, termasuk dalam hal kebebasan rakyat untuk berkumpul dan mengeluarkan pendapat, dan itu juga dijamin oleh konstitusi Negara yakni UUD 1945 pasal 28e," tegas R. Khairil Chaniago, Minggu (20/9).



Lanjutnya, sehingga tidak ada ruang bagi individu atau pun kelompok organisasi di negeri ini untuk menghalang halangi kebebasan berekspresi dan berpendapat seseorang, karena perbuatan tersebut dapat dikatakan sebagai "Kriminalisas ikonstitusi".

R. Khairil Chaniago juga mengatakan, adapun tuduhan dugaan perbuatan makar yang di alamatkan kepada Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo serta Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah merupakan sikap yang sangat dipaksakan dan terkesan alergi dengan perbedaan pandangan serta anti terhadap kritikan, sikap ini mencerminkan upaya untuk membunuh Demokrasi dan menghidupkan oligarchy.

"Kita semua berharap agar pihak penegak hukum bisa proporsional dalam mengemban tugasnya, jangan sampai ada pemidanaan yang terkesan di skenariokan, karena seluruh rakyat akan menyaksikan hal itu," ujar R.Khairil Chaniago.

Sementara itu, Rafdinal S.Sos MAP, selaku salah seorang Anggota Presidium Lintas Eksponen 98 Sumut menambahkan, bahwa apa yang dilakukan oleh Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini bersifat Gerakan Moral yang mengarah kepada perbaikan kehidupan Bangsa dan bukan kepada perpecahan Negara. 



"Tindakan masyarakat yang menyampaikan masukan atau sebuah kritik kepada Pemerintah bukanlah sebuah kejahatan, melainkan sebuah partisipasi dan pengawasan Publik. Rakyat berhak untuk mengekspresikan sikapnya jika merasa kecewa pada kebijakan Pemerintah. Pandangan tidaklah selalu sama dan seragam, ini khazanah yang diberikan Allah kepada umat manusia, sehingga jangan terburu buru untuk memberikan stigma "Makar" kepada setiap orang yang ingin mengabdikan dirinya untuk keselamatan dan kemaslahatan Negara," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Tengku Yans Fauzie, selaku Sekretaris Presidium Lintas Eksponen 98 Sumut. Menurutnya, kritikan dan protes, unjuk rasa adalah bumbu Demokrasi, gerakan reformasi pada tahun 98 telah mengajarkan kepada kita bahwa demokrasi bisa tumbuh karena hal hal tersebut. Gerakan reformasi telah menorehkan sejarah akan hidupnya kembali hak hak rakyat dalam mengeluarkan pendapat di Negara ini.

"Sehingga dirasa aneh jika disaat ini ada pihak yang mengaku dari kalangan aktivis 98 yang berusaha untuk membungkam kebebasan berekspresi rakyat hanya karena berbeda cara melihat dan cara berpikir," pungkas Tengku Yans Fauzie.

Lebih lanjut dikatakannya, jika ada yang mengatakan bahwa Gatot Nurmantyo dan KAMI telah membuat keributan dan merecoki Pemerintah Jokowi disaat Bangsa Indonesia menghadapi Covid-19, ini adalah sesuatu yang mengada ada, karena Pandemi Covid-19 bukanlah alasan bagi rakyat untuk tidak boleh menyuarakan keadilan.

"Karena filsuf Lucius calpurnius (43.SM) mengatakan 'Fiat justitia ruat caelum' yang artinya 'Hendaklah keadilan ditegakkan, walaupun langit akan runtuh," tukas Tengku Yans Fauzie.

Editor: Herda

T#g: Aktivis 98KAMIMakar
Berita Terkait
  • Minggu, 25 Okt 2020 09:25

    Ridwan Kamil Desain Masjid Akbar Banyumas, bertema Seribu Bulan Sabit

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendesain Masjid Akbar Kabupaten Banyumas. Usai meninjau lokasi pembangunan masjid, Sabtu (24/10/20), ia mengatakan, desain masjid tersebut bertema Seribu Bulan Sabit."Bapa

  • Jumat, 23 Okt 2020 02:23

    Manuver KAMI Ganggu Stabilitas Politik

    Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dideklarasikan oleh Gatot Nurmantyo memang terkesan lebih kepada gerakan politis. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sempat mengingatkan kelompok terseb

  • Sabtu, 17 Okt 2020 02:17

    Penahanan Aktivis KAMI Sudah Sesuai Aturan

    KAMI akhirnya kena batunya setelah 8 anggotanya ditangkap Polisi. Mereka merupakan anggota KAMI Jakarta dan Medan. Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo melayangkan protes keras terhadap penangkapan itu. Po

  • Rabu, 14 Okt 2020 07:44

    Mewaspadai Provokasi KAMI Menolak Omnibus Law

    Omnibus law adalah Undang-Undang model baru di Indonesia dan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dengan tegas menolaknya. Padahal bisa jadi mereka belum membacanya karena terdiri dari 900 lemb

  • Rabu, 30 Sep 2020 12:30

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan berkantor di Depok

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar -selanjutnya ditulis Gugus Tugas Jabar- rencananya akan berkantor di Kota Depok mulai pekan depan.Hal i

  • Jumat, 25 Sep 2020 02:25

    Mewaspadai Manuver KAMI Jelang Pilkada 2020

    Indonesia akan mengadakan pemilihan kepala daerah serentak, Desember 2020. Namun acara ini terancam gagal karena provokasi KAMI. Mereka menuntut pemerintah untuk menunda pelaksanannya karena dikhawati

  • Kamis, 24 Sep 2020 09:04

    Gubernur Jabar Paparkan Kawasan Rebana pada Ratas Bersama Presiden

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat terbatas (ratas) terkait perkembangan Proyek Strategis Nasional bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo melalui videoconference dari Gedung Pak

  • Selasa, 22 Sep 2020 02:32

    Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

    KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin CS, berjanji akan menyelamatkan Indonesia. Namun sayangnya hanya angin surga, karena akal bulusnya sudah terlihat. Mereka ingin membawa kembali negeri ini ke m

  • Senin, 21 Sep 2020 11:01

    Kunjungan Kerja Ridwan Kamil dan Forkopimda Jabar di Cimajakuning

    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar melakukan kunjungan kerja ke Cimajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, dan Kuninga

  • Kamis, 17 Sep 2020 08:07

    Diskusi Virtual KAMI Bertajuk 'Polemik Wacana UNTARA' , Diwarnai Pro dan Kontra

    UNTARA (Universitas Tapanuli Raya) sangat diharapkan masyarakat Tapanuli. Berkaitan dengan hal ini, KAMI (Kaum Milenial Indonesia) wilayah Tapanuli Utara (Taput), mengadakan diskusi virtual dengan tem

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak