Guna terus mengembangkan serta membangkitkan kembali perekonomian bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) usai diterpa Pandemi Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga S. Uno BBA, berkunjung Ke Kota Binjai, Selasa (20/9) sekira Pukul 15.00 Wib.
Kedatangan Menparekraf ke Kota Binjai, tepatnya di Pendopo Umar Baki, yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, disambut langsung oleh Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP, beserta Wakil Walikota H Rizky Yunanda Sitepu, para OPD, Forkopimda Plus, para pelaku usaha serta masyarakat Kota Binjai.
Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno membeberkan konsep ekonomi kreatif kepada para pelaku usaha. Ia juga meminta agar inovasi kreatif yang ada harus terus dipupuk.
"Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai yang terus konsisten dalam pengembangan ekoklnomi kreatif," ungkap Salahuddin Uno.
Dalam kegiatan pengembangan KataKreatif Indonesia atau Workshop pelaku ekonomi kreatif dengan tema "Pentingnya Ilmu Zoom In Zoom Out Untuk Promosi Yang Lebih All Out" pria yang mengenyam studi di George Washington University, Amerika Serikat ini juga mengundang Walikota dan Wakil Walikota Binjai terkait Sub Sektor apa yang paling menonjol di Kota Binjai.
"Sepakat ya untuk uji petik yaitu kuliner dan kriya, karena kita kembali membangkitkan ekonomi kreatif," ungkap Menparekraf, seraya menambahkan bahwa untuk UMKM semuanya akan diberikan prioritas.
Sandiga Uno juga meminta kepada para pelaku UMKM agar dapat beradaptasi dan berkolaborasi dengan semangat 3G, yaitu Gercep, Geber dan Gaspol.
"Kami dorong inovasi, adaptasi dan kolaborasi dengan semangat 3G yaitu Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap semua potensi Online), untuk menghadirkan kebangkitan ekonomi digital sehingga terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja,” ucapnya.
Di hadapan para hadirin, Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif yang sempat digandrungi kaum emak emak ini juga menegaskan bahwa pada tahun depan tidak menutup kemungkinan akan terjadi resesi.
"Memang ada potensi resesi, tapi coba kita atasi. Dengan naiknya beberapa kebutuhan pokok maka ini yang disebut inflasi. Begitupun ini terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia," urai pria kelahiran tahun 1969 ini.
Untuk itu, lanjut Sandiaga Uno, agar hal itu tidak berimbas kepada para pelaku usaha atau UMKM, maka dalam menjalankan usaha harus memakai prinsip 4AS.
"Apa itu 4AS?! 4AS yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas. Untuk itu, mari kita kembangkan ekonomi kita dengan prinsip ini," demikian ungkap Sandiaga Uno.
Pada kesempatan itu, Menparekraf juga berkesempatan melihat beberapa hasil kerajinan para pelaku UMKM yang ikut dipamerkan dalam kegiatan tersebut.