Kamis, 21 Mei 2026
Kordinator Aliansi BEM Sibolga Tapteng: Kenaikan BBM di momen yang salah
Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Firmansyah Simatupang Kamis, 07 Apr 2022 14:27
Koordinator Aliansi BEM Sibolga-Tapanuli Tengah, Irsan Palupi Sihaloho
Istimewa

Koordinator Aliansi BEM Sibolga-Tapanuli Tengah, Irsan Palupi Sihaloho

Pemerintah melalui PT Pertamina menetapkan per 1 April 2022, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Ron 92 (Pertamax) naik dari harga sebelumnya Rp9.200 per liter, menjadi Rp12.750 per liter.

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax itu menuai kritikan, dimana dengan naiknya harga BBM Pertamax maka akan semakin membebani ekonomi masyarakat apalagi dalam Kondisi pandemi covid-19 sekarang ini.

Koordinator Aliansi BEM Sibolga-Tapanuli Tengah, Irsan Palupi Sihaloho menyebut kenaikan harga BBM Pertamax tersebut sangat berpengaruh terhadap masyarakat kecil dan para pelaku usaha kecil. 

"Naiknya harga BBM Pertamax akan membuat kelangkaan pertalite, karena masyarakat nantinya akan beralih ke BBM pertalite yang belum mengalami kenaikan," katanya.
Irsan Palupi pun berharap pada pemerintah agar segera menstabilkan harga BBM jenis Pertamax. Sebab, kenaikan BBM pada saat ekonomi masyarakat sedang mengalami penurunan akibat pandemi.

"Harga Pertamax agar secepatnya dikembalikan seperti biasa supaya masyarakat tidak merasa terbebani dengan situasi tersebut," ungkapnya.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later