Kamis, 21 Mei 2026

Kisruh Renovasi Rumah Adat Ono Niha di TMII, Kepala Badan Penghubung Sumut, Bungkam

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Sipa Munthe Sabtu, 15 Jun 2024 09:25
Ilustrasi
Istimewa

Ilustrasi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan (Bappelitbang) Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Alfi Syahriza, menjelaskan bahwa badan yang dipimpinnya tidak ada kaitannya dengan renovasi rumah adat Ono Niha yang berada di anjungan milik Pemprov Sumut di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. 

Penegasan itu disampaikan Alfi saat mengundang Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Nias, Yosafati Waruwu, untuk datang ke kantornya, yang berada di Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (14/06/2024) sore. 

Alfi mengundang Yosafati Waruwu guna menjelaskan masalah proses dan usulan  renovasi rumah adat Ono Niha di anjungan TMII yang ditanyakan Yosafati melalui pesan WhatsApp (WA), Senin (10/06) lalu kepadanya. 

"Bahwa Bappelitbang Sumut adalah badan yang bertugas menampung setiap usulan program kerja yang diusulkan oleh OPD - OPD atau organisasi perangkat daerah yang ada di jajaran Pemprov Sumut untuk disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan," jelas Alfi. 
Soal renovasi rumah adat Ono Niha di anjungan TMII, sebut Alfi, adalah atas usulan dari Badan Penghubung Provinsi Sumut. Karena kewenangan itu ada pada badan tersebut. Termasuk mengenai desainnya, besaran anggaran, konsultannya, dan lain-lain yang berhubungan dengan renovasi tersebut. 

Saat Yosafati Waruwu yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Nias menanyakan ada tidaknya dilibatkan tokoh adat maupun tokoh masyarakat atau komunitas masyarakat Nias dalam pembahasan rencana renovasi tersebut, Alfi mengaku sama sekali tidak mengetahui hal itu. 

"Kalau hal itu, saya tidak tahu karena bukan ranah kami Pak. Coba bapak tanyakan hal itu sama Pak Ichsan sebagai Kepala Badan Penghubung. Kan nomor kontaknya sudah saya berikan juga kepada bapak kemarin," saran Alfi dengan ramah.

Yos, sapaan akrab Yosafati, mengaku sudah menghubungi Ichsan melalui nomor WA yang diberikan Alfi. "Dipikir Pak Ichsan saat itu saya sedang berada di Jakarta. Saya bilang kalau saya ada di Medan. Jadi belum ada percakapan lebih lanjut terkait masalah renovasi itu sama Pak Ichsan," jelas Yos. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya sebagai pribadi maupun masyarakat Ono Niha, berharap supaya Bappelitbang Sumut dapat memberikan saran dan masukan kepada Penjabat (Pj.) Gubernur Sumut agar polemik ini tidak menimbulkan masalah yang lebih besar bagi masyarakat Sumut umumnya, dan masyarakat Nias khususnya. 

"Saya sudah menyampaikan surat terbuka kepada Pak Pj. Gubernur, dan surat itu juga sudah saya japri kepada bapak melalui WA. Sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Nias, saya berkewajiban menyuarakan hal ini untuk dapat segera diselesaikan dengan baik dan secepatnya direspon oleh Pemprov Sumut. Karena sebenarnya, sebagian masyarakat Nias Selatan juga ada yang berkeberatan dengan renovasi rumah adat Ono Niha itu," pinta Yos. 

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam yang penuh dengan rasa persahabatan itu, Yosafati menyarankan agar renovasi rumah adat Ono Niha itu dilakukan dengan memadukan dua bentuk rumah adat Ono Niha yang ada, yakni berbentuk oval dan persegi untuk menambah kekayaan rumah adat yang ada. 

iklan peninggi badan
Dia mengingatkan bahwa respon dan tanggapan yang cepat dari Pemprov Sumut, akan membuat suasana yang kondusif di Tano Niha. Terlebih memasuki masa pemilihan kepala daerah serentak 2024 ini. 

"Nanti akan saya sampaikan dan bila nanti diminta oleh Pak Pj. Gubernur, kita akan berikan masukan sebagaimana yang telah bapak sampaikan tadi," ujar Alfi. 

Terpisah, Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumut, Ichsanul Arifin Siregar, yang dihubungi wartawan melalui WA, Jumat (14/06/2024), guna mempertanyakan masalah renovasi rumah adat Ono Niha tersebut, sampai berita ini dimuat belum ada memberikan penjelasan. 

Meski dihubungi beberapa kali melalui telepon WA, Ichsan tidak juga menjawab. Begitu juga dengan beberapa pertanyaan yang disampaikan melalui pesan WA, dia tidak memberikan jawaban. 

Sempat sekali Ichsan menghubungi balik saat menjelang sholat Jumat. Namun seusai sholat Jumat, Ichsan yang dihubungi berulang kali, tidak juga mau menjawab panggilan WA. Dia juga tidak ada memberikan klarifikasi atas Beberapa pertanyaan yang disampaikan kepadanya.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later