Puluhan warga saling berebut untuk mendapatkan paket sembako bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bantuan itu diberikan saat kunjungan Kepala Negara di kampus UNS Surakarta, Jumat (11/3).
Kehadiran Jokowi guna menghadiri acara Dies Natalis ke-46 UNS Surakarta dan meresmikan gedung UNS, Ki Hajar Dewantara. Peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti.
Usai meresmikan gedung UNS, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Solo Techno Park (STP) yang letaknya persis di belakang kampus tersebut.
Setelah acara selesai, Jokowi meminta pada Paspampers untuk membagikan paket sembako pada warga. Warga pun langsung berebut karena jumlah paket sembako yang dibagikan sedikit.
Sementara itu, di lokasi pameran UMKM di Solo Tehnopark, Jokowi hanya membagikan kous warna hitam bergambar wajah Jokowi pada warga.
Seorang warga Hartini (53) mengaku beruntung mendapatkan kaus bergambar Jokowi. Ia harus berebut bersama belasan orang sebelum mendapatkan kaus.
"Alhamdulilah dapat kaus dari Pak Jokowi. Tadi yang ngasih Paspampers," kata Hartini pada MerahPutih.com, Jumat (11/3).
Ia mengatakan kaus yang didapat dari Jokowi ini sempat mau dibeli warga lain. Namun, ia menolaknya karena akan memakai kaus ini sendiri.
"Saya pakai kaus ini sendiri. Tadi mau ada yang membelinya saya tolak," kata dia.
Warga lainnya, Nuryati mengaku sangat senang bisa mendapatkan paket sembako. Ia nekat ikut berebut dan terjatuh lantaran tas yang berisi paket sembako itu sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan saat ini.
“Ini sampai jatuh karena takut nggak dapet wong teman-teman pada dapet makanya tak belain harus dapat bantuan sembako dari Pak Jokowi,” kata dia yang berprofesi sebagai pencari rosok.