Kamis, 21 Mei 2026
Kaldera Danau Toba, Sumatera Utara Masuk Jaringan Taman Bumi UGG
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tony Senin, 02 Sep 2019 20:22
Drs Unggul Sitanggang MSi saat dikonfirmasi wartawan.
Istimewa

Drs Unggul Sitanggang MSi saat dikonfirmasi wartawan.

Melalui perjuangan yang panjang, akhirnya Kaldera Danau Toba yang berada di Provinsi Sumatera Utara, diusulkan dan diterima masuk dalam jaringan Taman Bumi, UNESCO Global Geopark (UGG). 

Pembicaraan tentang Kaldera Danua Toba, disimposiumkan selama 7 hari lamanya, berlangsung di Lombok. Dari rundown acara yang diterima salah satu agenda rapat itu adalah membahas masuk tidaknya Kaldera Danau Toba dalam keanggotaan UGG bersama dengan 6 kawasan lain dari sejumlah negara. Salah satu materi penting yang dibicarakan adalah tentang hasil assesment yang dilaksanakan oleh cloud council atau asisator yang mengevaluasinya.

Sebagai penilai pengisian dosil maupun materi-materi yang telah disampaikan kepada UNESCO ini kemudian disimposiumkan. Dalam simposium yang dihadiri sebanyak 30 Negara, dimana lebih dari setengah perwakilan Negara-Negara yang hadir menyatakan Kaldera Danau Toba memenuhi persyaratan yang diperlukan oleh  UGG.

"Sesuai dengan ketentuan UNESCO, ini masih di tahap pemberitahuan tetapi aslinya setelah kita terima sertifikat pada bulan April tahun  2020 mendatang. Saya sebagai salah satu anggota Management Geopark, mengajak semua pihak boleh bersyukur namun harus sabar menunggu rekomendasi terkait hal ini yang akan dibahas di Paris dengan penetapan Sekjen UNESCO," ungkap Drs Unggul Sitanggang MSi Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatrea Utara, Senin (02/9). 
Menurut Unggul Sitanggang, biasanya yang sudah diusulkan dan diterima oleh UNESCO, jarang digagalkan kembali dan secara umum di Indonesia belum pernah terjadi. Hanya jangan terlalu eforia dulu, hendaknya tetap menunggu penyerahan sertifikat oleh Sekjen UNESCO.

Unggul mengharapkan setelah adanya penilaian UNESCO ini hendaknya lintas komitment antara Kementrian sangat diperlukan untuk melakukan pembenahan di Kawasan Kaldera Danau Toba serta adanya sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi mapun Daerah yang ada di sekitaran.

"Dengan masuknya Kaldera Danau Toba sebagai salah satu warisan dunia akan  memberikan keuntungan mempermudah promosi serta akan menarik perhatian semua kalangan untuk melakukan study maupun kajian-kajian tentang geopark disamping semakin mendorong terjadinya kemandirian masyarakat dan investor dengan harapan bagaimana menjaga bumi kemudian memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar," jelas Unggul.

Pengembangan kawasan Danau Toba didasarkan pada tiga faktor utama, yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Dari sisi atraksi, pengembangan dilakukan dengan mengacu pada standar kualifikasi sertifikasi.

produk kecantikan untuk pria wanita
Dikutip dari laman resmi Jaringan Taman Bumi Global UNESCO, Indonesia telah memiliki empat taman bumi yang sudah diakui UNESCO, yaitu Gunung Batur di Bali, Ciletuh di Jawa Barat, Gunung Sewu di Jawa Timur, dan Rinjani di Lombok.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later