Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sibolga sangat mengapresiasi Pemko Sibolga terkait bantahannya menolak PPKM Level 4, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 40 Tahun 2021.
Ketua KNPI Sibolga, Zulpadli Gea mengatakan, PPKM Level 4 yang ditetapkan di Kota Sibolga itu hanya akan membuat masyarakat sulit bertahan hidup. Khususnya karena kesulitan mencari penghidupan dan mendapatkan penghasilan.
"Simple saja Pak, sudah pasti banyak yang kena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga, anak-anak tidak bisa kami terima, kami sangat mengapresiasi dan mendukung tindakan Walikota Sibolga melakukan Penolakan PPKM Level 4, bukti bahwa Pemimpin Sibolga ini sangat Peduli pada Rakyat masyarakat Kota Sibolga," kata Zulpadli, Jumat, (10/9/2021).
Selain itu, kata Zul, PPKM dan regulasi serupa yang diberlakukan pemerintah pusat tidak terbukti efektif membendung penyebaran virus Covid-19.
"Alih-alih memperpanjang, status PPKM Level 4 yang membuat masyarakat sengsara. Bahkan banyak adik-adik yang tidak bersekolah hingga saat ini," jelasnya.
Ia berharap, masyarakat kota Sibolga saling bahu membahu dan selalu mensosialisasikan dalam hal percepatan Vaksinasi Covid-19 demi tercapainya target.
"Ini momentum untuk semua bahu membahu dengan semangat gotong royong kita fokus pada rakyat, agar pelaku usaha bisa berdagang biasa lagi, Adik-adik siswa bisa siap dan aktivitas keagamaan masyarakat Kota Sibolga bisa berjalan normal kembali," ajaknya.