Sabtu, 16 Mei 2026

KAHMI Binjai nilai demo mahasiswa tolak penyesuaian BBM karena berpihak kepada rakyat kecil

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 13 Sep 2022 17:13
Hery Dani Lubis
 Istimewa

Hery Dani Lubis

Tidak hanya menyoroti penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah berlaku selama lebih dari sepekan ini, Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Binjai, H. Hery Dani Lubis, juga ikut menyoroti aksi moral, yaitu unjukrasa para mahasiswa Binjai menolak kenaikan Bahan Bakar yang digelar pada Kamis (8/9) lalu, di Jalan Soekarno - Hatta, Kecamatan Binjai Timur, tepatnya di Simpang Awas Binjai. 

Menurut pria paruh baya yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KPU Kota Binjai ini, terkait gerakan aksi moral mahasiswa menolak kenaikan BBM menurutnya adalah sebagai wujud kepedulian dan keberpihakan mahasiswa kepada wong cilik.
"Aksi moral yang dilakukan adik adik mahasiswa merupakan wujud kepedulian dan keberpihakan kepada wong cilik," ungkap Hery Dani Lubis saat dikonfirmasi awak media, Selasa (13/9). 

Dirinya juga mengaku bingung. Sebab, jika mahasiswa dengan idealismenya bisa berpihak kepada rakyat kecil, namun kenapa Pemerintah justru terkesan tidak demikian. 
"Jadi apalah artinya proyek mercusuar jika beban anggaran negara semakin berat akibat akumulasi penumpukan hutang yang bayar bunganya saja sudah sangat memberatkan APBN kita," ungkap Hery Dani penuh tanya.
Sebagai seorang Dosen di salah satu Universitas yang ada di Sumatera Utara, Hery Dani juga menegaskan sudah semestinya dalam kondisi ekonomi seperti ini, pengetatan anggaran diperlukan disana sini. 

Tidak hanya itu, lanjut Hery Dani, kenaikan BBM juga berpotensi akan meningkatkan angka pengangguran yang tentunya akan menambah tingkat kemiskinan Indonesia. Padahal menurutnya, per Maret 2022, BPS telah melaporkan adanya penurunan tingkat kemiskinan setelah pandemi. Tingkat kemiskinan per Maret mencapai 9,54% atau 26,16 juta orang.
"Sebagaimana pernyataan Presiden, semestinya uang negara harus diprioritaskan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu itu sudah benar, namun bukan berati harus dengan mengurangi subsidi BBM," tegasnya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Di sisi lain, ungkap Ketua MD KAHMI Kota Binjai periode 2021 - 2026 ini, dengan semakin menumpuknya utang luar negeri, tentunya dapat berdampak timbulnya krisis ekonomi yang makin lama makin meluas dan mendalam.

"Akhirnya pemerintah akan terbebani dengan pembayaran utang tersebut, sehingga hanya sedikit dari APBN yang bisa digunakan untuk pembangunan," tutup Hery Dani Lubis di akhir ucapannya. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️