Kamis, 30 Apr 2026

Hadiah Ultah, Anak Muda Pangkalan Susu akan beri "kepingan/bongkahan aspal" ke PUPR Langkat

Langkat (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 05 Des 2022 23:05
Tanda dibuat AMPAS untuk aspal hotmix yang tinggi sebelah
 Istimewa

Tanda dibuat AMPAS untuk aspal hotmix yang tinggi sebelah

Dalam rangka ulang tahun PUPR ke-77 tahun 2022 yang jatuh pada 3 Desember kemarin, puluhan pemuda dari Pangkalan Susu yang tergabung dalam "AMPAS" atau Anak Muda Pangkalan Susu, berencana akan berkunjung ke kantor Dinas PUPR Langkat, yang beralamat di Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (6/12) esok hari. 

Selain akan mengucapkan selamat ulang tahun, AMPAS juga berencana akan memberikan kado ulang tahun berupa "kepingan/bongkahan aspal" yang didapat dari pembangunan jalan yang baru saja diselesaikan pengerjaannya di Jalan Cut Nyak Dien, Pangkalan Susu. 

Menurut Abah Ali, salah seorang masyarakat yang tergabung dalam AMPAS, ia mewakili warga Pangkalan Susu, mengaku kecewa dengan pembangunan peningkatan jalan di beberapa di beberapa titik di Kota mereka yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Langkat. 

"Setidaknya ada 5 sampai 6 titik pengerjaan pengaspalan jalan di Kota Pangkalan Susu yang baru saja selesai dikerjakan oleh Dinas PUPR Langkat, namun kami nilai kwalitasnya sangat jelek dan terkesan amburadol," ungkap Abah Ali saat dikonfirmasi awak media, Senin (5/12) malam. 
Sebagai masyarakat Pangkalan Susu, ia mengaku sangat kecewa dengan pengerjaan tersebut. "Seperti di jalan Cut Nyak Dien, baru dalam hitungan hari selesai dikerjakan, tapi aspalnya sudah terkelupas. Tidak hanya itu, di beberapa titik jalan lainnya yang ada di Pangkalan Susu seperti di Jalan Diponegoro dan di jalan Tjokro, juga sama. Yang lebih parah berada di jalan Mesjid, aspalnya malah tinggi sebelah," ucap Abah Ali. 

Pengaspalan yang tidak rata (tinggi sebelah) tersebut menurut Abah Ali, dikarenakan sebelumnya masyarakat sekitar melakukan protes terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek jalan tersebut akibat mutu pengerjaan yang tidak baik. 

"Masyarakat sebelumnya melakukan protes, lalu kontraktor pengerjaan kembali melakukan perbaikan di beberapa titik dengan memperbaiki sebelah dari bahu jalan saja sehingga menjadi tinggi sebelah. Hal ini tentunya membahayakan bagi pengguna jalan," tegas Abah Ali sembari dibenarkan oleh rekan rekannya. 

Selain mengaku kecewa, pria berpostur sedang ini juga meyayangkan pembangunan peningkatan jalan yang terkesan hanya menghabiskan anggaran saja. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Semua pengerjaan aspal Hotmix ini berasal dari APBD Langkat, ini pun bisa masuk anggaran setelah AMPAS melakukan Aksi Jalan Kaki Pangkalan Susu - Stabat, tepatnya di kantor Bupati Langkat. Pada waktu itu Plt Bupati merespon keluhan kami, makanya diaspal beberapa ruas jalan di Pangkalan Susu. Tapi lihatlah hasilnya, sangat jelek sekali dan jelas kami sangat kecewa," terang Syahrul, anggota AMPAS. 

Kekecewaan juga diungkapkan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah Titin, seorang ibu rumah tangga yang mengaku sebagai warga Jalan Mesjid, Pangkalan Susu. Bahkan, wanita berhijab ini melakukan aksi fenomenal dengan mengangkat kepingan/bongkahan aspal yang terkelupas dari pengerjaan jalan yang baru saja selesai. 

Aksi itu pun sempat viral dan menjadi bahan tertawaan bagi warganet usai diunggah oleh masyarakat di media sosial Facebook.  

iklan peninggi badan
"Kami sangat kecewa. Kita ikut demo aksi turun ke jalan, tapi hasilnya tidak memuaskan. Abang rasa cocoknya jalan itu, kayak gitu bentuknya," ucap Titin kesal.

"Gini ya bang, itu aspal baru dikerjakan, terus rusak lagi, dibuat lagi dengan melakukan perbaikan setelah kami protes. Tapi kenapa ini rusak lagi. Lihatlah bang, aspalnya pecah pecah. Ibarat kita nyemen lantai, tapi semennya kurang, kebanyakan pasirnya," sambung Titin dengan tingkah konyolnya yang berlagak seperti konsultan.

Terpisah, Kordinator AMPAS, Raya Samosir, juga sempat menyoal Plank proyek kepada mandor kerja karena tak kunjung dipasang saat melakukan pengerjaan.

Menurutnya, transfaransi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan Pemerintah dalam menjalankan program kerjanya, dimulai sejak awal sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan.

"Aturan itu sudah jelas tertera dalam UU KIP nomor 14, selain itu banyak lagi aturan yang mempertegas tentang transfaransi pelaksanaan program pemerintah," ujarnya. 

Pada dasarnya, lanjut Raya Samosir, AMPAS dan masyarakat Pangkalan Susu sangat berterima kasih dan mengapresiasi respon Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, dalam menyikapi tuntutan perbaikan jalan di Pangkalan Susu.

"Tapi sangat disayangkan, sepertinya Satuan Kerja di bawahnya tidak memiliki orientasi yang sama dengan Bang Ondim selaku PLT Bupati Langkat," tegasnya. 

"Untuk itu, rencananya pada Selasa besok, kami akan datang ke kantor Dinas PUPR Langkat, guna mengantarkan kado ulang tahun buat mereka," demikian tutup Raya Samosir di akhir ucapannya. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️