Gerakan Masyarakat Anti Mafia Pemilu (Gema Ampu) akan menggelar aksi damai terkait dengan berkas calon kepala desa yang bakal mengikuti kontestasi pemilihan kepala desa Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan kabupaten Labuhanbatu Utara.
Sehubungan dengan akan digelarnya aksi damai oleh Gerakan Masyarakat Anti Mafia Pemilu tersebut, pihak penanggung jawab aksi sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian Polres Labuhanbatu sebagaimana informasi yang diterima utamanews Selasa (10/5/2022) di Rantauprapat.
Dalam hal ini Gema Ampu menyoroti berkas salah seorang calon kepala desa yang akan mengikuti kontestasi pemilihan kepala desa Gunung Melayu, yang mana berkas yang diajukan diragukan keaslian atau keabsahannya.
Aksi unjuk rasa damai tersebut akan digelar pada Kamis 12 Mei 2022 sekira pukul 10:00 Wib berlokasi di Gedung DPRD Labuhanbatu Utara dan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu Utara berdasarkan dokumen surat yang diterima utamanews dengan nomor surat : 004/Gema Ampu/LU/Ekstr/V/2022 tertanggal 9 Mei 2022.
Massa aksi diperkirakan sebanyak 50 orang dan titik kumpulnya di depan Gedung DPRD Labuhanbatu Utara dengan membawa peralatan/perlengkapan aksi berupa Toa, Sound System, Spanduk, Selebaran dan Bendera Merah Putih.
Adapun tuntutan yang akan disampaikan oleh massa Gema Ampu pada aksi unjuk rasa damai yakni,
1. Verifikasi secara jujur, baik, benar dan terbuka sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi umum seluruh berkas bakal calon atau calon kepala desa Gunung Melayu, khususnya terhadap salah satu bakal calon atau calon kepala desa Gunung Melayu yang diragukan keabsahan atau keaslian berkasnya sebagaimana surat yang kami sampaikan kepada panitia pemilihan kepala desa Gunung Melayu Tahun 2022 dan proses sesuai hukum yang berlaku jika ditemukan berkas bakal calon atau calon kepala desa Gunung Melayu yang diragukan keaslian atau keabsahannya.
2. Tinjau ulang penetapan bakal calon kepala desa menjadi calon kepala desa Gunung Melayu yang memiliki berkas yang sedang dipersoalkan keabsahan atau keasliannya (otentik).
3. Tangkap dan adili jika ada bakal calon atau calon kepala desa Gunung Melayu maupun bakal calon atau calon kepala desa di Kabupaten Labura lainnya yang terbukti melakukan pemalsuan maupun menggunakan berkas atau dokumen palsu terkait dengan persyaratan menjadi calon kepala desa.
Disisi lain, terkait dengan rencana aksi unjuk rasa damai tersebut, utamanews mencoba mengkonfirmasi Kasat Intel Polres Labuhanbatu melalui selulernya menerangkan bahwa belum menerima informasi tentang adanya surat pemberitahuan aksi unjuk rasa damai yang dilayangkan Gerakan Masyarakat Anti Mafia Pemilu (Gema Ampu).
"Belum menerima informasinya Pak," Terang AKP Sunarto singkat saat dikonfirmasi utamanews lewat selulernya, Selasa (10/5/2022) sekira pukul 14:35 Wib.