Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, 'Dito Ariotedjo', memberikan apresiasi kepada Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) sebagai Organisasi Kepemudaan 'Berprestasi' Tahun 2023 saat acara Sumpah Pemuda pada 28 Oktober di Jakarta. Penghargaan ini diberikan melalui Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Jefri Gultom, dalam acara tersebut.
Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Pematang Siantar-Simalungun Masa Bakti 2023-2025 ingin menyampaikan bahwa GMKI pasti akan selalu naik kelas. Sejak berdirinya pada tahun 1950, GMKI semakin berkembang, dengan sekarang memiliki 118 Cabang di seluruh tanah air.
Ketua Cabang menyatakan, "Saya mewakili Civitas GMKI Cabang Siantar-Simalungun, merasa bangga dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Kemenpora kepada GMKI. Semoga GMKI dapat lebih mengembangkan kolaborasinya dengan semua stakeholder baik di pemerintahan maupun di Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa di masa depan."
"Ketika GMKI mendapat apresiasi dari pusat, seharusnya di tiap daerah GMKI juga harus dilibatkan dalam mengembangkan potensi pemuda khususnya di daerah Siantar-Simalungun, sehingga beberapa program dapat benar-benar memberikan dampak kepada pemuda yang memiliki potensi masing-masing." ucap Theo Naibaho, Simalungun, Rabu (1/11/2023).
Sekretaris Cabang menambahkan, "Penghargaan yang diberikan melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia semoga menjadi bekal dan motivasi bagi setiap kader GMKI di seluruh tanah air."
Ketua Cabang juga mencatat bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga di setiap daerah harus bersinergi dengan GMKI yang berada di daerah, khususnya Siantar-Simalungun. Hal ini penting karena saat ini terlihat minimnya kerja sama antara Dinas Siantar-Simalungun dan Organisasi Kepemudaan serta Mahasiswa. Pemerintah seharusnya bekerja sama dengan Pemuda dan Mahasiswa, terutama karena Indonesia akan segera merayakan 100 tahun kemerdekaannya." ucap Andry Napitupulu.
"Uniknya, banyak kegiatan yang telah diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Siantar-Simalungun, namun sayangnya tidak ada keterlibatan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa dalam pelaksanaannya. Apakah Dinas Pemuda dan Olahraga hanya melaksanakan program demi menghabiskan anggaran? Pertanyaan ini semoga dijawab oleh Bapak Ramadhan Damanik selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun dan Bapak Muhammad Hamam Sholeh selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pematang Siantar." tutur Theo.
Andry Napitupulu menambahkan, "Kita akan menunggu jawaban dari pertanyaan Ketua saya. Jika pertanyaan tersebut tidak dijawab oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Siantar-Simalungun, maka kami siap menerima arahan dari Ketua Cabang untuk mengkritisi beberapa program yang telah dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Siantar-Simalungun sebelum ditutup oleh Theo selaku Ketua Cabang GMKI Siantar-Simalungun."
"Kami memberikan masukan dan kritikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Siantar-Simalungun dalam upaya bersama untuk mengembangkan potensi Pemuda dan Mahasiswa dalam kemajuan bangsa menuju Indonesia emas." tutup Theo Naibaho.