Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung, Sabtu (21/5), melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang terkena bencana Kebakaran Rumah di beberapa hari kemarin.
Ada tiga kecamatan dan beberapa unit rumah yang habis terbakar di sepuluh hari yang lalu pada bulan Mei ini di kabupaten Tapanuli Utara. Yang mana pada hari Kamis (12/5) pukul 15:30 terjadi peristiwa kebakaran di Kecamatan pangaribuan Desa Silantom Tonga, menghanguskan 3 unit rumah. Kemudian disusul pada hari Jumat (13/05) pukul 14:30 Kecamatan Adiankoting menghanguskan 1 unit rumah.
Lanjut, Rabu dini hari sekira pukul 01.30 Wib, Api kembali lagi ke Kecamatan pangaribuan dan menghanguskan 1 unit rumah. Selanjutnya Rabu (18/5) sekira pukul 19.20 wib, api berpindah tempat ke Kecamatan Sipoholon dan menghanguskan 2 unit rumah semi permanen. Tepatnya didusun Ria-Ria Kelurahan Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon.
Dari rentetan kejadian ini,ada reaksi positif dari GMKI Cabang Tarutung melakukan aksi dana. Mereka menggalang dana dari kota Tarutung dan pasar Tarutung. Hal ini diterangkan Ketua Cabang GMKI Tarutung, Sastra Sitanggang kepada UTAMA NEWS
"Kami Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung melakukan aksi dana untuk membantu saudara dan keluarga kita, yang mengalami musibah kebakaran sesuai Informasi yang kami dapatkan bahwa ada tiga lokasi yang mengalami musibah kebakaran. Diantaranya berada di Kecamatan Pangaribuan, Kecamatan Adiankoting dan Kecamatan Sipoholon", ujarnya.
"Kami dari GMKI turut berduka dan turut merasakan kesedihan yang mendalam atas musibah tersebut, oleh karena itu sebagai bentuk simpati, kami melakukan penggalangan dana untuk membantu mengurangi beban dari masyarakat yang terkena musibah”, ujar Ketua Cabang GMKI Tarutung, Sastra Sitanggang.
Senada, Sekfung Akspel, juga koordinator lapangan Belaster Purba menambahkan bahwa GMKI Cabang Tarutung akan langsung terjun ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan yang telah di kumpulkan.
GMKI Tarutung melakukan penggalangan dana dengan cara, langsung terjun ke jalan dengan membagi dua titik sebagai tempat penggalangannya. Adapun titik yang dimaksud adalah Pajak Tarutung dan Kota Tarutung.