Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi Dipadati Masyarakat Daftar BPUM
Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: Athar
Jumat, 28 Agu 2020 23:18
Kantor Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi yang terletak di Jalan Gunung Leuser, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, dipadati masyarakat Tebingtinggi yang hendak mendaftar Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Presiden, Jumat (28/8).
Pantauan media, mulai dari pukul 08:00 wib, kerumunan masyarakat yang diperkirakan berjumlah ratusan orang sudah mulai memadati kantor Dinas Perdagangan, bahkan terlihat ada juga masyarakat yang sampai membawa anaknya.
Hingga pukul 11:30 wib, antrian pendaftaran BPUM masih mengular, dan terlihat aksi dorong-dorongan sudah mulai terjadi.
Melihat sudah mulai rusuhnya antrian, Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar, langsung memerintahkan anggotanya untuk menertibkan dan kembali mengikuti protokol kesehatan Covid-19.
Walaupun sudah ditertibkan, masyarakat yang sudah berdesak-desakan tersebut kembali mengumpul dan mengabaikan protokol kesehatan, mereka terlihat hanya mementingkan egois masing-masing.
Sementara itu Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar, saat dikonfirmasi terkait BPUM mengatakan, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini adalah bantuan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak Ir H Joko Widodo, kepada pedagang kecil, dan jumlah yang berhak diterima dari program ini adalah sebesar Rp.2.400.000 (Dua Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).
Menurut Gul Bakhri, Syarat-syarat penerima BPUM antara lain:
1.Warga Negara Indonesia (WNI)
2.memiliki tabungan di Bank BRI
3.memiliki nomor induk kependudukan (NIK)
4.memiliki usaha mikro yang masih aktif
5.bukan ASN, TNI, Polri dan sebagainya
6.tidak sedang melakukan kredit apapun.
Informasi lanjutan yang berhasil diterima Utamanews, melalui Kadis Perdagangan, hingga pukul 15:00 ada sebanyak 512 orang masyarakat Kota Tebingtinggi yang mendaftarkan diri sebagai calon penerima BPUM dari Presiden RI, Bapak Ir H Joko Widodo, dan diperkirakan masih akan terus ada pertambahan.