Ratusan warga penyandang disabilitas berkumpul di Gedung GBI Rumah Persembahan Jl. Jamin Ginting Medan, Rabu (1/12/2021) dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional yang tepatnya dirayakan setiap 3 Desember.
Di sini para penyandang Tunadaksa memperoleh pelayanan pengukuran dan pemasangan kaki dan tangan pengganti.
Acara yang diselenggarakan Masyarakat Peduli Disabilitas Indonesia (MPDI) bekerjasama dengan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Medan Plaza, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) dan Peduli Sumut itu juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada seluruh penyandang disabilitas yang hadir.
Dengan mengusung tema nasional 'Kepemimpinan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Menuju Tatanan Dunia yang Inklusif, Aksesibel dan Berkelanjutan PascaCovid-19', kegiatan berlangsung penuh sukacita.
Mewakili panitia, Ketua YSKI Arnold Sipahutar mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian untuk sesama.
"Kita berharap acara hari ini dapat memberi dukungan dan perlindungan serta pemberian hak-hak penyandang disabilitas," katanya.
Arnold menyebutkan, sejumlah kegiatan dilaksanakan secara bersamaan, mulai dari pengukuran dan pemasangan kaki dan tangan pengganti, alat bantu dengar, vaksinasi bagi warga yang belum divaksin, dan pembagian paket sembako.
Pada kesempatan itu, Pembina YSKI Dr RE Nainggolan MM mengucapkan selamat memperingati Hari Disabilitas Internasional bagi seluruh warga disabilitas yang hadir.
Menurutnya, terselenggaranya acara tersebut dan serangkaian perhatian bagi warga disabilitas selama ini merupakan hasil kerja keras dan perhatian Srikandi kemanusiaan YSKI drg Annita bersama tim dan didukung oleh Gembala GBI Medan Plaza Pdt Dr Bambang Jonan dan jajaran.
"Saya selalu berkata bahwa inang drg Annita ini adalah sosok malaikat yang dikirim Tuhan untuk masyarakat disabilitas dan kita semua," ujarnya yang disambut tepuk tangan para warga disabilitas yang juga turut hadir John Eron Lumban Gaol, SH, dr. Horas Rajagukguk, Jadi Pane, SPd, MM, Ronald Naibaho, MSi, Jefri mewakili Tanoto Foundation, mewakili INTI Sumut dan yang lainnya.
Mantan Sekdaprov Sumut itu mengajak seluruh warga disabilitas untuk terus berdoa agar semakin banyak yang memberikan perhatian dan kepedulian.
Pihaknya juga bangga dengan kepesertaan warga disabilitas Sumut dalam berbagai event termasuk PON di Papua, dimana Awie yang merupakan Ketua MPDI meraih medali perak di kejuaraan tennis meja.
"Kita berharap ke depan, akan semakin banyak instansi dan institusi yang memberikan perhatian kepada warga disabilitas dan ekonomi lemah. Sehingga jumlah warga miskin di Sumut semakin berkurang," ujarnya.
Mewakili warga difabel, Davit Sitorus mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang telah mereka rasakan selama ini.
"Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih, dan kami berharap ini tidak akan pernah berakhir," ujarnya.
Acara kali ini dihadiri warga difabel dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Mereka yang membutuhkan kaki dan tangan pengganti dilakukan pengukuran dan yang telah mengikuti pengukuran sebelumnya dilakukan pemasangan. Acara ini pun terselenggara dengan menerapkan protokol kesehatan.