Kamis, 30 Apr 2026

Asosiasi Akbarindo Ajak Diskusi PUJK, BPP Sumut Krisman: Kontraktor Daerah Harus Qualified Bangun Batu Bara

Batu Bara (utamanews.com)
Oleh: Mukhlis Aci Kamis, 15 Jun 2023 12:35
Diskusi asosiasi Akbarindo
 Istimewa

Diskusi asosiasi Akbarindo

Pengurus Perwakilan Asosiasi Kontraktor Bangunan Konstruksi Indonesia (Akbarindo) Kabupaten Batu Bara menggelar diskusi tentang tata cara pelaksanaan pemenuhan sertifikat standar jasa kontruksi dalam rangka mendukung kemudahan perizinan berusaha bagi pelaku usaha jasa konstruksi. 

Demikian laporan ini diterima Utamanews.com, Kamis (15/6/2023), bahwa diskusi tersebut digelar secara langsung di Sekretariat Akbarindo Jln. Tulilp Perumnas Lima Puluh, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Batu Bara, pada Senin (12/6/2023), yang acaranya dimulai dari pukul 15.00 Wib sampai selesai.

Hadir pada diskusi Akbarindo tersebut, pengurus perwakilan Akbarindo Batu Bara Mona Nasution, S.E, Ketua Umum BPP Akbarindo Sumut Krisman Tambunan, S.T, Wakil Ketua Akbarindo Sumut, Purnama Sari Manalu, Staf Khusus Akbarindo Sumut, Indra Daulay S.T, Pengurus Akbarindo Batubara Ahmad Khoir.

Selain itu, Ahmad Muzawir, M.SP sebagai MC, dan para pelaku usaha jasa konstruksi, diantaranya Chandra Wiguna mewakili Wadir perusahaan CV. Abrah Wiguna, Roni Hasiholan selaku Direktur CV. Jaya Sekawan Abadi, Abdi Aditiya selaku Direktur CV. Salsabila, serta Khairul CH, Fauzi Ahmad Dahlan (Body), Erwan. 
Sebelum tertib acara dimulai, terlebih dahulu diiringi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan ditutup dengan Do'a. 

Selanjutnya, pengurus perwakilan Akbarindo Kabupaten Batu Bara, Mona Nasution, S.E dalam sambutannya, disini kami memperkenalkan diri bahwa kami adalah organisasi/asosiasi pelaku usaha orang perseorangan dan badan usaha jasa konstruksi nasional yang mempunyai badan hukum dan bergerak dalam bidang pelaksana kontruksi yang bersifat umum. 
Ketua Umum BPP Akbarindo Sumut Krisman Tambunan, S.T (kemeja putih) didampingi Staf Khusus Akbarindo Sumut, Indra Daulay S.T, Wakil Ketua Akbarindo Sumut, Purnama Sari Manalu, pengurus Akbarindo Batu Bara Mona Nasution, S.E, foto bersama para kontrktor Batu Bara usai acara diskusi asosiasi Akbarindo.

Sehubungan dengan hal tersebut, mengacu pada peraturan kementerian PUPR RI nomor 8 Tahun 2022. 

produk kecantikan untuk pria wanita
Oleh karena itu, kami mengundang sekaligus mengajak rekan-rekan untuk bergabung menjadi anggota Akbarindo, hingga sampai kepada pengurusan SBU, SKA, SKT, ISO, OHASS, Akuntan Publik yang sudah terdaftar di OJK, kita siap memfasilitasinya, ujar Mona singkat.

Berikutnya, Ketua Umum Badan Pengurus Pimpinan (BPP) Akbarindo Sumut, Krisman Tambunan S.T, menjelaskan hadirnya Akbarindo, tentunya kita bisa berdiskusi dan bertukar informasi, maupun bertukar pikiran kepada rekan-rekan kontraktor di Batu Bara. 

Sekilas kami memperkenalkan Akbarindo, pada tahun 2013 Sumatera Utara telah mengadakan musyawarah pertama yang kita adakan di Medan dengan dihadiri oleh Ketua Umum Badan Pengurus Nasional Akabarindo yang berkedudukan di Jakarta. 

Mulai tahun 2013 kita dinyatakan dulu LPJK mamanya. Kita dinyatakan layak untuk mengeluarkan sertifikat badan usaha melalui lembaga pengembangan jasa konstruksi yang ada di Sumatra Utara.
iklan peninggi badan

Seiring dengan perjalanan pada tahun 2014, Batu Bara, Asahan, Tanjungbalai, sudah kita SK kan, tapi berkedudukan di Kisaran. Lingkup kerjanya Batu Bara, Asahan dan Tanjungbalai. Karena pada saat itu kita hanya memenuhi kuota kepengurusan di Sumut, disitu ketepatan yang datang Pak Tampu Bolon Ketuanya, bebernya.  

Jadi pada saat ini, sambung Krisman, pada hari ini juga kami menyerahkan mandat kepada Ibuk Mona untuk menjadi pengurus asosiasi kita yang ada di Kabupaten Batu Bara.

Jadi disini juga kita mau jelaskan bahwa produk asosiasi semua kita sudah mengetahui kalau kita pengguna pelaksana jasa konstruksi, terang Krisman. 

Dengan hadirnya wadah ini kita boleh saling bertukar pikiran, membantu apa-apa saja yang menjadi kelengkapan, agar badan usaha kita layak untuk dipakai, untuk memenuhi persyaratan dipelelangan-pelelangan kontruksi yang ada di instansi maupun di swasta. 

Banyak hal untuk kelengkapan agar badan usaha kita layak untuk diperhitungkan sebagai peserta lelang, misalnya ada SKT, SKA, ISO, Audit, dan banyak yang mau kita lengkapi.

Jadi, kalau sudah bernaung dalam satu badan usaha, yang kita mau itu adalah kompak, jangan satu badan itu saling gontok-gontokan, saran Krisman.

Lebih lanjut Krisman mengemukakan, bagaimana dalam satu asosiasi ini, mari bekerja sama-sama membangun daerah kita. Dan kita tidak inginkan persaingan-persaingan asosiasi lainnya. Persaingan itu memang ada, tetapi persaingan lebih sehat. Kalau kita satu badan janganlah kita saling sikut meyikut, tegas Krisman dengan serius. 

Dengan kehadiran Akbarindo di Kabupaten Batu Bara, kami pengurus provinsi berharap, komunikasi kerjasama terjalin diantara kontraktor-kontraktor se-Batu Bara. 

Jangan pula nanti lelang APBD Kabupaten Batu Bara, yang bekerja itu masuk dari "Asahan, dari tebing, dari Medan," apa artinya kontraktor disini. 

"Masak pajak Batu Bara disetorkan ke Medan, pajak Batu Bara disetorkan ke Tebing," otomatis pajaknya lari keluar, kan gak masuk akal, kata Krisman dengan lugas. 

Dia juga menekankan, bahwa kita juga harus profesional, jangan pula nanti dipersyaratkan badan usaha yang tidak memenuhi syarat. Pasalnya banyak sekali peraturan. Hari ini peraturan A, bentar lagi muncul peraturan B, kemudian muncul lagi peraturan lain, jadi intinya kita harus selalu berperan aktif untuk mengetahui informasi dan perkembangan tentang regulasi. 

Jangan lagi ada istilahnya,"disitu ada lelang kontraktor Batu Bara pinjam atau pekek perusahaan ke Medan". Cetusnya 

Yang kita harapkan Batu Bara ini harus siap. Kapan saja siap. Minta SKT ini kita siap, minta persyaratan ini kita siap. Bukankah lebih jago kontraktor-kontrktor Medan dari pada kontraktor-kontrktor Batu Bara, gumam Krisman seraya memberikan semangat. 

Tinggal lagi, lanjut Krisman mengingatkan, kita jangan pesimis, harus optimis dalam mengahadapi persaingan bisnis dengan pihak luar. Jadi kami harapkan kontraktor-kontrktor yang ada di Batu Bara harus kualifight demi untuk membangun daerah ini.

Oleh karena itu kita jangan terkecoh dengan "makelar" yang mengambil keuntungan, maaf cakap,"berjanji-janji palsu," satu hari dua hari mungkin bisa selesai, kita tertipu, itu yang kita hindari.

Maka terakait hal itu, kita buka wadah Akbarindo ini, agar bisa membeck-up atas segala kekurangan seperti apa yang sudah saya utarakan tadi secara terperinci di atas. Untuk memperoleh informasi silahkan datang di Kantor Akbarindo kita ini. 

Untuk ini kami harapkan, dengan bergabungnya beberapa kontraktor-kontrktor di Batu Bara, ciptakan bangunan yang sesuai target-target konstruksi pemerintahan di daerah ini.

Terakhir, apapun berita, apa pun nanti yang ada diluar sana yg menyatakan isu isu miring silahkan langsung datang kepada saya. Kepada pengurus di kantor ini pun, yang lain pun boleh langsung dipertanyakan. 

Nah, disinilah tujuan kita berorganisasi, kita satu hati, satu visi satu misi. Ketika ada isu miring, kita hadapi bersama-sama, apa yg sebenarnya terjadi, apa yang lebih tepat, kita sikapi aturan peraturan yang berlaku, sesuai dengan perkembangannya, tutup Ketua Umum BPP Akbarindo Sumut itu, lalu diakhirinya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️