Aksi unjuk rasa dari elemen AMPTPI Sulut di Manado, Senin (11/12).
Sekitar 60 orang demonstran yang berasal dari elemen Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se-Indonesia (AMPTPI Sulut) melakukan aksi unjuk rasa di Universitas Sam Ratulangi Kota Manado, Senin (11/12/2017).
Aksi dimulai di patung Sam Ratulangi Unstrat Manado dipimpin oleh Sekretaris AMPTPI Sulut Nelson Wenda dengan penyampaian sejumlah orasi untuk menarik mahasiswa Papua lainnya di lingkungan Unstrat.
Salah seorang Mahasiswa Papua, Jeki dalam orasinya mengatakan bahwa Freeport sama sekali tidak memberikan keuntungan bagi rakyat tanah Papua. "Freeport bukanlah hal menguntungkan rakyat, sehingga harus dihentikan pergerakannya" ujarnya disambut dukungan dari demonstran lainnya.
Selain hal tersebut, mahasiswa Papua juga menuntut untuk segera menuntaskan sejumlah permasalahan di Papua seperti halnya permasalahan HAM di tanah Papua.
Aksi tersebut mendapat penjagaan dari Polda Sulut.
Karena tidak adanya aktivitas di Kampus Unsrat, sehingga aksi diterima oleh Kasat Sabhara Polresta Manado Polda Sulut, Kompol David.
"Saya menerima tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa sekalian, dan berjanji untuk diteruskan pada pimpinan serta Anggota Dewan yang ada di Provinsi Sulut", ujar polisi berpangkat melati satu tersebut.