Siapa sangka seorang penanam Mangrove di pesisir pantai Sumatera Utara, mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Hal ini dirasakan oleh Wibi Nugraha, penggiat Mangrove Sumatera Utara yang menerima piagam penghargaan dari Menteri KLHK, Siti Nurbaya, sebagai mitra terbaik di hari Bakti Rimbawan 2023, Kamis (16/3) kemarin.
"Penghargaan ini wujud dari perhatian pemerintah terhadap pejuang lingkungan hidup di Indonesia," ujar Wibi, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (19/3).
Dikatakan Wibi, selama ini dirinya banyak dibantu oleh Kabareskrim, Komjen Pol Agus Andrianto, dalam melakukan rehabilitasi mangrove pada waktu itu. Bahkan ia selalu disupport sejak Komjen Pol Agus menjabat sebagai Kapolda Sumut.

"Polda Sumut juga sangat besar supportnya kepada mangrove. Bahkan personel Polda Sumut banyak juga yang support," ujar Wibi.
Wibi pun tidak lupa mengucapkan terima kasih terhadap rekan rekan media atau wartawan yang juga selalu membantunya dalam hal pemberitaan tentang mangrove dan lingkungan hidup.
"Terimakasih banyak kepada rekan rekan media. Piagam penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Sumatera Utara, serta pejuang mangrove dan lingkungan hidup Sumatera Utara," tutur Wibi Nugraha, seraya berterima kasih juga kepada BPDAS Wampu Sei Ular, Kepala Balai Sigit dan Mas Aulia, serta Kristo Damanik dari BPDAS Wampu Sei Ular yang memfasilitasi keberangkatannya menuju Jakarta untuk menerima piagam penghargaan itu.
Diketahui, Wibi Nugraha merupakan satu satunya penggiat Mangrove di Pulau Sumatera yang mendapat piagam penghargaan sebagai mitra terbaik KLHK 2023.
Tak hanya itu, Wibi juga mengakui jika dirinya berjuang untuk mangrove lestari bersama teman temannya di Langkat, Deliserdang, Asahan dan batubara.
"Berjuang bersama kelompok tani di Tapanuli Tengah dan Sibolga. Penghargaan ini tentunya semakin menambah semangat saya dan teman-teman untuk terus menanam mangrove di pesisir pantai Sumatera Utara," tutup Wibi.