Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar, melalui Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah), menggelar Rapat Sosialisasi Penyusunan Evaluasi Terhadap Hasil Pelaksanaan RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Tahun 2005-2025 Kota Pematang Siantar, Rabu (16/08/2023), di Ruang Data Pemko Pematang Siantar.
Wali Kota Pematang Siantar, dr. Susanti Dewayani SpA, dalam sambutan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi suatu kewajiban setiap daerah untuk melakukan evaluasi terhadap RPJPD-nya, dan merupakan momentum yang sangat penting bagi kita untuk mengetahui pencapaian kinerja pembangunan jangka panjang daerah Kota Pematang Siantar periode 2005-2025. Hal ini juga sebagai tonggak awal bagi kita bersama untuk bangkit dan maju mewujudkan Pematang Siantar yang lebih baik lagi ke depannya melalui penyusunan RPJPD Kota Pematang Siantar 2025-2045.
"Banyak yang kita evaluasi di RPJPD, karena ini berlaku selama 20 tahun. Berarti ada 4 RPJMD-nya, 4 periode Kepala Daerah (Wali Kota). Sering dalam perjalanan waktu, semua tidak akan semulus seperti yang kita bayangkan. Banyak tantangan dan hambatannya. Terutama di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) terakhir di tahun 2020, 2021, dan 2022. Di mana Indonesia, termasuk Kota Pematang Siantar, dalam situasi sangat sulit karena merebaknya wabah pandemi Covid-19. Banyak program harus ditunda atau dialihkan untuk mengatasi pandemi ini," jelas dr. Susanti Dewayani SpA.
Lanjut dr. Susanti Dewayani SpA, menyampaikan bahwa selaku Wali Kota Pematang Siantar saat ini, saya merasa bersyukur atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap upaya yang kita lakukan untuk mewujudkan Kota Pematang Siantar yang lebih baik. Tidak bisa kita pungkiri, bahwa perjalanan pembangunan di Kota Pematang Siantar yang sama-sama kita cintai ini tidaklah selalu mudah. Namun dengan semangat Sapangambei Manoktok Hitei yang selalu ada di dalam diri kita, maka segala tantangan dapat kita lalui bersama.
Selain itu, Wali Kota dr. Susanti Dewayani SpA, juga mengatakan melalui evaluasi yang telah dilakukan dan dibantu oleh para tenaga ahli yang berasal dari Universitas Sumatera Utara, terdapat beberapa pencapaian kinerja yang baik dan tentunya juga masih ada kinerja yang harus ditingkatkan pada masa-masa yang akan datang.
Untuk pencapaian kinerja yang baik, kita patut bersyukur, dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan terus berkomitmen dalam pembangunan Kota Pematang Siantar selama kurun waktu 2005 sampai dengan 2022. Capaian kinerja indikator makro Kota Pematang Siantar mengalami perbaikan. Hal ini ditandai dengan menurunnya tingkat kemiskinan dari 10,96% tahun 2005 menjadi 7,88% tahun 2022. Demikian juga, indikator tingkat pengangguran terbuka mengalami perbaikan dari 15,12% tahun 2005 menjadi 9,36% tahun 2022, terang dr. Susanti Dewayani SpA.
Selanjutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami perbaikan dari 75,80 pada tahun 2005 menjadi 79,5 pada tahun 2022. Ketimpangan pendapatan (Indeks Gini) Kota Pematang Siantar juga mengalami perbaikan dari 0,333 pada tahun 2005 menjadi 0,321 pada tahun 2022. Sedangkan PDRB per kapita mengalami perbaikan yang sangat baik, yaitu Rp. 11.092.900 pada tahun 2005 menjadi Rp. 55.493.433 pada tahun 2022. Demikian juga, capaian angka harapan hidup Kota Pematang Siantar mengalami perbaikan, yakni 71,35 tahun pada 2005 menjadi 74,25 tahun pada 2022. Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya kita dalam melakukan perbaikan pendukung kesehatan berupa infrastruktur kesehatan yang representatif, sarana dan peralatan kesehatan, maupun tenaga medis.
Sedangkan rata-rata lama sekolah mengalami perbaikan dari 10,79 tahun pada 2005 menjadi 11,31 tahun pada 2022. Hal ini tentu juga tidak terlepas dari upaya kita dalam melakukan perbaikan pendukung pendidikan berupa infrastruktur sekolah yang layak, sarana prasarana pembelajaran yang baik, dan tenaga pendidik yang memenuhi kualifikasi yang baik.
Selain pencapaian yang baik pada indikator makro sebagaimana tersebut di atas, harus kita akui bahwa terdapat indikator makro yang masih harus kita perbaiki. Indikator pertumbuhan ekonomi pada tahun 2005 sebesar 5,77%, namun mengalami penurunan menjadi 3,47% pada tahun 2022, jelas Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, dr. Susanti Dewayani SpA, menyampaikan untuk pencapaian kinerja yang baik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan terus berkomitmen dalam pembangunan Kota Pematang Siantar. Sedangkan untuk pencapaian kinerja yang belum sesuai harapan, kami mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Pematang Siantar, khususnya para Kepala Perangkat Daerah, agar menindaklanjuti saran dan rekomendasi tenaga ahli untuk bahan perencanaan periode selanjutnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali Kota dr. Susanti Dewayani SpA, mengucapkan terima kasih kepada para tenaga ahli dari Universitas Sumatera Utara yang telah membantu proses evaluasi RPJPD ini. Dan untuk kita semua masyarakat Kota Pematang Siantar, mari kita bersama-sama wujudkan Kota Pematang Siantar menjadi Kota yang semakin Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas hingga tahun 2045.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Pematang Siantar, Dedi Idris Harahap, STP, M.Si, dalam laporannya, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkait hasil pelaksanaan pembangunan jangka panjang melalui kinerja 4 (empat) periode RPJMD dalam rangka mencapai visi, misi, serta arah pembangunan yang ditetapkan.
Dengan tujuan untuk memberikan penilaian atas capaian kinerja Pemerintah Daerah berdasarkan pelaksanaan RPJPD pada akhir periode RPJPD melalui capaian data indikator makro pembangunan yang berhubungan dengan sasaran pokok yang telah ditetapkan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dari tercapai atau tidak tercapainya target kinerja yang telah ditetapkan, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang ditindaklanjuti dalam penyusunan RPJPD Pemerintah Kota Pematang Siantar pada periode berikutnya (2025-2045).
Hadir dalam acara tersebut, selain Wali Kota Pematang Siantar, dr. Susanti Dewayani SpA, juga bersama Pj.Sekda Pematang Siantar, Dwi Aries Sudarto SH MH, dan para Narasumber Agus Suriadi, S.Sos., M.Si, selaku Ketua Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Sumatera Utara, serta Wahyu Ario Pratomo, SE., M.Ec, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Sumatera Utara, dan para Pimpinan OPD di jajaran Pemko Pematang Siantar, serta Camat.