Jumat, 01 Mei 2026
Rembuk Stunting Tingkat Kota,

Wali Kota dr Susanti Bersama Forkopimda Tandatangani Komitmen Tuntaskan Stunting

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: LEP27 Rabu, 31 Mei 2023 14:21
Wali Kota Siantar dr Susanti Dewayani
 Istimewa

Wali Kota Siantar dr Susanti Dewayani

Wali Kota Pematang Siantar dr.Susanti Dewayani Sp.A menghadiri acara “Rembuk Stunting Tingkat Kota” Kota Pematang Siantar Tahun 2023,di Ruang Data Pemko Pematang Siantar, Rabu (31 Mei 2023).

Dalam Sambutannya Wali Kota Pematang Siantar mengatakan saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. Semoga melalui acara ini, tercipta komitment dari seluruh pihak yang hadir, dalam menanggulangi masalah stunting secara bersama, serta program yang dirancang dapat direalisasikan dengan baik. Sesuai dengan visi dan misi kota pematang siantar yaitu “pematang siantar sehat, sejahtera dan berkualitas” pemerintah kota pematang siantar terus mengupayakan pembangunan di berbagai, salah satunya adalah masalah stunting.

Sesuai dengan hasil studi status gizi indonesia (ssgi) tahun 2022. Kota pematang siantar hanya mampu menurunkan 0,7 persen prevalensi stunting, dengan hasil prevalensi stunting 14,3 persen. Dari grafik prevalensi stunting ssgi tahun 2022, kota pematang siantar berada di urutan ke 4 terendah se sumatera utara, dalam upaya pencegahan dan penanganan keluarga beresiko stunting dan balita stunting. Pada tahun ini, kota pematang siantar harus mampu menurunkan prevalensi stunting 3,22 persen untuk mencapai target rpjmd prevalensi stunting 11,08 persen di tahun 2023. Oleh karena itu, kita semua harus lebih semangat dalam berkolaborasi dan bersinergi melakukan percepatan penurunan stunting, mencapai target rpjmd yaitu prevalensi stunting 8,96 persen untuk kota pematang siantar di tahun 2024.
Rembuk ini merupakan bagian dari 8 (delapan) aksi integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting, dimulai dari analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan program, penguatan regulasi, pembinaan pelaku dan pemerintahan kelurahan, penguatan manajemen sampai review kinerja tahunan percepatan penurunan stunting. Rembuk stunting ini kita lakukan untuk memastikan integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara seluruh komponen yang ada baik pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, lembaga non pemerintah dan masyarakat.
Sebagai wujud komitmen bersama antara semua pihak, maka pada hari ini juga kita akan melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam penanggulangan dan percepatan penurunan stunting yang terintegrasi di kota pematang siantar tahun 2023. Komitment bersama ini bukan saja di atas kertas, tapi benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati karena kita akan membangun kota pematang siantar melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.dan ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita semua di dalam memaksimalkan sesuai dengan sk tpps tahun 2023.

Khusus untuk 34 kelurahan yang menjadi lokasi fokus stunting tahun 2023 yang di tetapkan tim percepatan penurunan stunting dalam sk lokus stunting, diminta keseriusan serta komitmen dari kepala kelurahan dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mewujudkan penanggulangan dan penurunan stunting yang terintegrasi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada.

Kepada seluruh kepala kelurahan agar setiap calon pengantin yang ada di kelurahan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat penting yang tidak boleh dilewatkan sebelum melaksanakan pernikahan. Konsultasi dan pemeriksaan kesehatan ini sebagai salah satu upaya untuk menciptakan keluarga sehat dalam mencegah terjadinya kematian ibu, bayi dan anak serta mempercepat penurunan stunting. Untuk kota pematang siantar ada 501 tim pendamping keluarga yang akan membantu pemerintahan kelurahan dalam mendampingi dan mengedukasi para calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan balita. Serta akan di bantu oleh kaderkader lainnya yang bergerak di masyarakat.

Saya sampaikan untuk “mari bergerak bersama” melakukan inovasi terbaik. Kita mulai dengan melakukan gerakan bapak/bunda asuh anak stunting dan keluarga beresiko stunting. Gerakan ini sebagai wujud kepedulian kita semua. Karena pemerintah tidak dapat bergerak sendiri tanpa bantuan seluruh stakeholders yang ada dan masyarakat peduli.
produk kecantikan untuk pria wanita

Perjuangan mencegah dan menurunkan stunting ini tidak akan sulit selama koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik terjalin dari semua pihak. Tantangan tentu selalu ada, namun jadikan tantangan tersebut sebagai semangat dan dorongan kita semua dalam menjalankan komitmen bersama.

Penanganan kasus stunting adalah di 1000 hari pertama kelahiran (hpk), sehingga perlunya perhatian pada ibu hamil dan balita dibawah dua tahun, baik melalui intervensi gizi spesifik maupun intervensi sensitive perlu terus kita upayakan. Kepada seluruh opd, perangkat kecamatan dan kelurahan agar berperan aktif dan serius dalam upaya percepatan penurunan stunting di kota pematang siantar.

Saya selaku wali kota pematang siantar yakin dan optimis, dengan komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik dari semua sektor untuk menjalankan semua tahapan kegiatan dalam percepatan penurunan stunting dengan mengoptimalisasikan anggaran yang ada. Semua anggota tim percepatan penurunan stunting harus bergerak bersama dan bekolaborasi serta melakukan monitoring dan evaluasi dari setiap kegiatan terkait stunting dengan transparan dan akuntable. 

iklan peninggi badan
Saya mengucapkan terimakasih kepada dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana, dinas kesehatan, bappeda , dinas sosial dan p(3)a, kecamatan, kelurahan, stakeholders dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam melakukan upaya percepatan penurunana stunting sampai saat ini. Harapan kedepan dalam pencegahan dan penurunan stunting di kota pematang siantar dapat terwujud. Selamat berjuang, tetap semangat dan optimis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Pematang Siantar Hasudungan Hutajulu.SH menjelaskan Maksud dari Pelaksanaan Rembuk Stunting Adalah: Dalam Rangka Melaksanakan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2021-2024 yang dilaksanakan secara konvergen, holistic, integrative, dan berkualitas melalui koordinasi, kolaborasi, sinergi, dan sinkronisasi diantara Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, Pemerintah desa/kelurahan dan pemangku kepentingan.

Rembuk Stunting panting dilaksanakan karena bertujuan untuk membangun Komitment Bersama dari semua perangkat yang ada di kota Pematang Siantar, baik OPD penanggung Jawab Layanan maupun Sektor / Lembaga Non Pemerintah dan Masyarakat, dalam menurunkan Prevalensi Stunting. Sehingga terwujud Kota Pematang Siantar sehat, sejahtera dan berkualitas. 

Rembuk Stunting bertujuan untuk: 1. Menyampaikan hasil Analisis Situasi dan Rancangan Rencana Kegiatan intervensi penurunan Stunting kabupaten/kota terintegrasi; 2. Mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan Stunting terintegrasi; 3. Membangun komitmen public dalam kegiatan penurunan Stunting secara terintegrasi di kabupaten/kota. 

Peserta sebanyak 106 orang yang terdiri dari 1. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) 2. Kementerian Agama Kota Pematang Siantar. 3. Sekretaris Daerah 4. Tim Penggerak PKK Kota Pematang Siantar 5. Bapak/ Ibu Kepala OPD Kota Pematang Siantar. 6. Camat Se- Kota Pematang Siantar 7. Lurah Lokasi Fokus Stunting Tahun 2023 di 34 Kelurahan 8. Kepala Puskesmas Kota Pematang Siantar 9. IBI Kota Pematang Siantar 10. Stakeholders.
Editor: Yudi Setyawan
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️