Kamis, 21 Mei 2026

Tanggul Sungai Dalu-Dalu Hancur, Bupati Batu Bara, DPRD Sumut, dan Staf Ahli Kementan RI Turun ke Lokasi

Batu Bara (utamanews.com)
Oleh: Mukhlis Aci Minggu, 14 Des 2025 18:21
Tampak di lokasi, Bupati Bahar menyiapkan matrial diantaranya sandbag untuk menutup tanggul sungai yang pecah. Upaya ini dilakukan untuk mencegah derasnya debit air.
Istimewa

Tampak di lokasi, Bupati Bahar menyiapkan matrial diantaranya sandbag untuk menutup tanggul sungai yang pecah. Upaya ini dilakukan untuk mencegah derasnya debit air.

Proyek Penggulangan atau Penanggulangan Tanggul Kritis Sungai Dalu-Dalu, Desa Suka Raja, Batu Bara dikerjakan oleh Kontraktor CV. Razasa Agung pada September 2024 yang menelan anggaran sebesar Rp.11,685 miliar tampak hancur. 

"Kondisi proyek raksasa APBD Provsu tersebut, sering kali bermasalah dan bahkan dilaporkan tanggul sudah hancur pasca dibangun". 

Array
Hancurnya tanggul tersebut, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H, M.Si, bersama anggota DPRD Provsu, Yahdi Khoir, serta Tim Staf Ahli Kementerian Pertanian RI, Ani dan Aris, langsung turun ke lokasi melihat kondisi tanggul sungai Dalu-Dalu yang berada di Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (13/12/2025).

Peninjauan ini dilakukan menyusul kondisi tanggul yang mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan erosi. Keadaan tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar serta mengganggu aktivitas dan hasil pertanian warga yang selama ini bergantung pada aliran air dari bendungan tersebut.
Akibat tingginya debit air yang berasal dari Sungai Bah Bolon di Kabupaten Simalungun, yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, aliran air yang masuk ke Sungai Dalu-Dalu semakin deras. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya erosi cukup parah di sekitar bendung dan tanggul sungai, sehingga membuat tanggul Sungai Dalu-Dalu berada dalam kondisi hancur. 

Situasi tanggul sangat rawan, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya para petani yang bermukim dan mengelola lahan pertanian di sekitar aliran sungai, karena berpotensi menimbulkan banjir serta merusak lahan pertanian apabila tidak segera ditangani.

Sebagai langkah cepat, Pemkab Batu Bara melakukan perbaikan darurat dengan membersihkan kayu-kayu dan material yang menyangkut di area bendung. Selain itu, Pemkab Batu Bara juga memasang cerucuk dari batang pohon kelapa serta sandbag di sepanjang tanggul Sungai Dalu-Dalu. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi pengikisan tanah akibat derasnya tekanan aliran air, sekaligus mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah.

Pemkab Batu Bara berharap pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk melakukan perbaikan, mengingat kondisi tanggul sungai Dalu-Dalu saat ini hampir jebol dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.
produk kecantikan untuk pria wanita

Apabila tanggul sungai Dalu-Dalu sampai jebol, dampak yang ditimbulkan diperkirakan sangat besar. Sedikitnya lima desa akan terdampak, yakni Desa Sukaraja, Tanah Tinggi, Tanah Rendah, Sukaramai, serta Kelurahan Indrapura. Selain itu, sekitar 1.500 hektar lahan pertanian berpotensi rusak, termasuk 500 hektar lahan hortikultura cabai dan sekitar 10 hektar lahan perikanan milik masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Yahdi Khoir, juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah Pemkab Batu Bara dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur pertanian yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Tim Staf Ahli Kementerian Pertanian RI melakukan pencatatan dan evaluasi teknis sebagai bahan pertimbangan untuk langkah tindak lanjut di tingkat pusat.

iklan peninggi badan
Peninjauan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret guna menjaga keberlanjutan pengairan dan ketahanan pangan di Kabupaten Batu Bara.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later