Hal tersebut dikatakan Pemimpin Cabang Pembantu Bulog Sibolga, Muhammad Khoiruddin, Senin (17/10).
"Saat ini stok kita kurang lebih 600 ton, nanti sampai Desember kita kedatangan stok dari Jawa Barat 1000 ton, dari Lampung 500 ton sudah selesai bongkar, dari Sulawesi Selatan masih ada 150 ton dan NTB 500 ton," ucapnya.
"Kita melakukan operasi pasar murah di beberapa titik di Kecamatan, kalau yang di Tapteng diagendakan tanggal 25-29 Oktober, kalau di Sibolga masih koordinasi penentuan jadwalnya," kata Khoiruddin.
Adapun komoditi yang disediakan antara lain beras premium dibandrol dengan harga Rp12 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14 ribu per kilogram, dan gula di harga Rp13 ribu per kilogram.