Selasa, 19 Mei 2026

Rapat Koordinasi dan Inspeksi Mendadak Penggunaan Gas di Wilayah Kota Binjai

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Kamis, 27 Jul 2023 14:27
Rapat koordinasi di Pemko Binjai membahas gas subsidi
Istimewa

Rapat koordinasi di Pemko Binjai membahas gas subsidi

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskito, pimpin Rapat Koordinasi terkait pengawasan dan pemantauan pendistribusian bahan bakar LPG di Kota Binjai, Kamis (27/7). 

Rapat yang digelar di ruang Rapat III Sekretariat Daerah Kota Binjai, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, juga dihadiri oleh Kabag Perekonomian Setdako Binjai serta stakeholder terkait. 

"Rapat tersebut membahasa pengawasan pendistribusian gas 3 Kg yang diperuntukkan hanya untuk masyarakat miskin," ungkap Joko. 

Kegiatan hari ini, sambung Joko, dilanjutkan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua restoran yang ada di Kecamatan Binjai Barat.
"Sidak ini dilakukan guna melihat jenis gas yang digunakan oleh restoran tersebut, apakah sudah sesuai aturan atau terdapat penggunaan gas tabung 3Kg," pungkasnya. 

Dalam sidak tersebut, ditemukan bahwa dua restoran yang menjadi objek inspeksi sudah menggunakan gas dengan ukuran yang semestinya untuk usaha dan tidak ditemukan penggunaan gas 3 kg di restoran tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, langkanya Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram di beberapa daerah, membuat beberapa konsumen kesulitan mencari gas yang diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu. 

Seperti yang terjadi di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara. Beberapa Ibu Rumah Tangga mengaku kesulitan mencari gas yang kerap disebut gas melon tersebut. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Memang ada gasnya. Tapi agak jauh dapatnya," ungkap Fitri, warga Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (26/7) siang. 

Terpisah, salah seorang pangkalan gas 3 Kg yang berada di Kelurahan Payaroba yang mengaku bernama Titin, mengatakan bahwa pasokan gas di pangkalannya aman aman saja.

"Kalau pasokan, aman aman aja. Hanya saja sebaik gas datang, langsung dibeli oleh warga," ujar wanita berhijab tersebut. 

iklan peninggi badan
Menyikapi hal tersebut, awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemko Binjai, Andi Affandi S. Sos. Diakuinya, hingga saat ini, ada Satu Kelurahan di Kota Binjai yang mengalami kelangkaan gas melon tersebut. 

"Berdasarkan laporan, Kelurahan Berngam mengalami kelangkaan. Informasi tersebut kami terima dari salah seorang anggota DPRD Binjai yang didapat melalui postingan di media sosial," tutur Andi Affandi. 

Pun begitu, Andi mengakui jika pihaknya sudah turun ke lokasi yang dimaksud. "Sudah kita tindaklanjuti dan kita laporkan langsung ke PT Pertamina," tegasnya. 

Saat disinggung aos yang menjadi penyebab langkanya gas 3 Kg di Kota Binjai, pria yang selalu akrab dengan awak media ini pun memberikan jawabannya. 

"Langkanya gas 3 Kg salah satunya karena banyak diborong oleh pengusaha restoran," beber Kabag Perekonomian Pemko Binjai. 

Tidak hanya itu, agar kelangkaan tidak terjadi di Kota Binjai, Andi menegaskan bahwa pihaknya akan segera menggelar Rapat dengan Instansi terkait lainnya. 

"Rencananya besok kita akan menggelar rapat. Sabar ya," demikian tutup Andi Affandi diakhir ucapannya. 

Diketahui, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, buka suara terkait langkanya gas LPG berukuran 3 Kg. Dirinya menyebutkan, penyaluran gas tersebut sudah sesuai kuota yang diberikan oleh Pemerintah. 

Irto juga menjelaskan, ditahun 2023 ini, sebanyak 8 Juta metrik ton akan disalurkan. Bahkan menurutnya, penyaluran LPG untuk saat ini sudah over atau berlebihan. 

Pun begitu, Irto Ginting mengakui jika pihaknya akan tetap menyalurkan elpiji bersubsidi jika ada kelangkaan di daerah.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later

⬆️