Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani SpA membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Selatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Siantar Selatan, Jumat (02/02/2024).
Dalam bimbingan dan arahannya, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA memaparkan sejumlah pencapaian Pemerintah Kota Pematangsiantar di tahun 2023. “Berkat kerjasama kita semua, kolaborasi, dan keharmonisan kita semua, sejumlah capaian dapat diraih,” ucapnya.
Adapun Pencapaian tersebut, Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA mengatakan antara lain: Penghargaan atas komitmen Universal Health Coverage (UHC), di mana masyarakat Kota Pematangsiantar sudah bisa mendapatkan akses kesehatan tanpa terkecuali. “Istilahnya BPJS gratis dari pemerintah daerah. Sehingga tidak ada lagi kendala untuk berobat,” katanya.
Kemudian pencapaian lainnya, Pemerintah Kota Pematangsiantar dua kali berturut-turut memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas Laporan Keuangan Daerah. Hal ini menandakan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah Pemko Pematangsiantar itu baik.
Selanjutnya, Pemerintah Kota Pematangsiantar mendapat predikat Zona Hijau terkait Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Artinya, pelayanan sudah lebih transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan. Dan Pemerinta Kota Pematangsiantar mendapatkan Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli (KKP) Hak Asasi Manusia (HAM); serta Penghargaan BUMD Award; untuk kali pertama memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR); memiliki lahan 4,1 hektar dan akan diupayakan menjadi 5 hektar di Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari untuk tempat pemakaman umum (TPU), juga mendapat peringkat 11 sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia. “Dimana di tahun sebelumnya Kota Pematangsiantar berada di urutan ke-31,” sebut dr Susanti.
Pencapaian-pencapaian tersebut, kata Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA, berkat kerjasama semua dan doa-doa semua pihak agar Kota Pematangsiantar terus berjalan untuk lebih baik lagi.
Masih kata Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani SpA, Musrenbang merupakan instrumen untuk membangun perencanaan pola pembangunan, top down dan bottom up. “Pola pembangunan ini merupakan aspirasi dan masukan serta pola pikir dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah. Dan ini merupakan jenjang masukan dari kelurahan, kecamatan, kemudian di tingkat kota,” sebutnya.
Pemerintah Kota Pematangsiantar, lanjut dr Susanti Dewayani SpA dalam upaya mewujudkan Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas, memiliki program prioritas yang akan terus dilakukan, yakni: Peningkatan akses jaminan kesehatan masyarakat; peningkatan ekonomi masyarakat; pemberdayaan UMKM; peningkatan infrastruktur dasar dan penanggulangan sampah dan banjir; serta peningkatan pelayanan publik pada masyarakat harus dimaksimalkan dan diperbaiki.
Sebelumnya Camat Siantar Selatan, Pedi Sitopu melaporkan Musrenbang Kecamatan Siantar Selatan ini merupakan usulan yang berasal dari penyampaian masyarakat yang telah melalui serangkaian kegiatan dari mulai rembug warga, Musrenbang Kelurahan, hingga pelaksanaan Musrenbang hari ini, semoga usulan ini dapat terwujud sehingga dapat memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat di kecamatan Siantar Selatan ini”, ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Camat Siantar Selatan, Pedi Sitopu mengajak kepada kita semua bekerja sama untuk mendukung visi dan misi ibu Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA yaitu meeujudkan Masyarakat Pematangsiantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas, untuk Bangkit dan Maju Kota Pematangsiantar.
Acara Musrenbang Kecamatan Siantar Selatan, dihadiri Kepala Bappeda Dedi Idris Harahap STP M.Si, Kadis Kesehatan Drg Irma Suryani, Kadis Sosial P3A Pardomuan Nasution, dan para Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sekcam Siantar Selatan Alex Siahaan S.STP mewakili Kapolsek Siantar Selatan, Danramil 03, para Tokoh Masyarakat, tokoh agama, Pemuda serta para Lurah se Kecamatan Siantar Selatan.