Rabu, 13 Mei 2026

Buang Pola Lama, Bupati Masinton Dorong Paradigma Pembangunan Berbasis Mitigasi di Tapteng

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Rabu, 13 Mei 2026 06:39
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, foto bareng peserta Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru, di GOR Pandan.
 Istimewa

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, foto bareng peserta Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru, di GOR Pandan.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan, pentingnya langkah nyata dalam menata kembali wilayah Tapteng dan ekosistem Batang Toru pascabencana.

Ungkapan ini ia sampaikan pada kegiatan Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Ekosistem Batang Toru, diselenggarakan di GOR Pandan, Selasa (12/5/2026).

Bupati Tapteng juga menyoroti kondisi geografis wilayahnya yang didominasi oleh perbukitan (55 hingga 60%). Ia juga menyayangkan soal banyaknya alih fungsi lahan di kawasan lereng yang sangat agresif, dimana hutan ditebang dan dijadikan perkebunan sawit tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan.

"Pembicaraan kita hari ini adalah upaya penyelamatan ke depan. Apa yang kita rencanakan hari ini, adalah upaya menghidupi generasi mendatang supaya mereka aman dan selamat. Kita harus datang dengan cara pandang baru, jangan lagi berpikir seperti sebelum bencana," tegas Masinton Pasaribu.
Bupati Tapteng menambahkan, bahwa peristiwa pada 25 November 2025 lalu merupakan pelajaran pahit akibat pembangunan yang tidak berbasis lingkungan. 

Oleh karena itu, lanjut Masinton, paradigma pembangunan ke depan wajib berbasis mitigasi, dimana setiap tindakan harus dikaji dampaknya terhadap potensi bencana.

Sebagai langkah konkret, kata Masinton Pasaribu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Pendidikan telah diarahkan untuk menyusun modul ajar pengenalan kebencanaan. 

Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Tapteng memiliki pemahaman mitigasi sejak usia dini.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Bencana ini harus menjadi pelajaran buat kita bersama. Kita harus punya komitmen yang kuat bagaimana mengatasinya melalui edukasi yang berkelanjutan," kata Bupati Tapteng.

Workshop ini menghadirkan berbagai pakar dan pemangku kepentingan untuk memberikan pemaparan komprehensif, di antaranya pihak BPBD Tapteng, membahas tentang Penanganan Darurat dan Pemetaan Risiko.

Kemudian ada Praktisi Tata Ruang, memaparkan soal Desain Wilayah Aman Bencana, dan Kabid KSDA Wilayah II Siantar, menguraikan terkait Konservasi Sumber Daya Alam, perwakilan Dinas PKP Provsu, tentang Penataan Kawasan Permukiman, dan perwakilan DLHK Provsu mengenai Pengawasan dan Penegakan Hukum Kehutanan, serta Direktur Eksekutif WALHI Nasional menyampaikan terkait Advokasi Lingkungan Hidup.

iklan peninggi badan
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng, para Pimpinan OPD, Kepala UPT KPH Wilayah X, perwakilan Manajer PLN Sibolga, serta para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Tapteng, dan tamu undangan lainnya.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️