Personel Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali melaksanakan patroli pengintaian dan penyisiran di wilayah rawan gangguan keamanan di Distrik Wame, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (9/5/2026).
Dalam operasi hari kedua tersebut, aparat berhasil mengamankan sejumlah senjata api dan perlengkapan lain yang diduga milik kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM).
Patroli dilakukan di kawasan Kampung Wame Kompleks yang selama ini diduga menjadi lokasi persembunyian kelompok bersenjata tersebut.
Operasi diawali dengan pergerakan tim patroli menuju titik sasaran untuk melakukan pengintaian dan pemantauan situasi di sekitar lokasi.
Setelah memastikan kondisi lapangan, personel Satgas Koops TNI Habema kemudian melaksanakan penyisiran di sejumlah bangunan yang dicurigai digunakan sebagai tempat persembunyian kelompok separatis bersenjata.
Saat melakukan pemeriksaan di dalam bangunan utama, aparat menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM.
Dari hasil patroli tersebut, personel mengamankan satu pucuk senjata api laras pendek jenis airsoft gun Omega buatan Tiongkok, satu pucuk senapan angin, serta puluhan butir munisi berbagai kaliber.
Barang bukti yang ditemukan di antaranya 17 butir munisi kaliber 5,56 mm, tujuh butir munisi pistol kaliber 9 mm, dan satu butir munisi revolver kaliber 9 mm.
Seluruh barang tersebut ditemukan di dalam sebuah tas yang berada di lantai ruang tengah bangunan utama yang diduga menjadi markas persembunyian kelompok bersenjata.
Usai melakukan penyisiran di lokasi pertama, tim Satgas Koops TNI Habema kembali melanjutkan patroli ke sasaran kedua dengan dukungan pengamatan udara menggunakan drone.
Dalam pengamatan lanjutan tersebut, aparat menemukan bara api yang masih menyala di dalam sebuah honai sehingga diduga lokasi tersebut baru saja ditinggalkan.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M. Wirya Arthadiguna, mengatakan patroli dan penindakan akan terus dilakukan secara terukur guna mempersempit ruang gerak kelompok separatis bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.
“Satgas Koops TNI Habema akan terus melaksanakan patroli serta penindakan keamanan secara terukur guna mempersempit ruang gerak kelompok separatis bersenjata OPM yang masih berupaya mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di wilayah rawan bertujuan menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.
Satgas Koops TNI Habema menegaskan akan terus meningkatkan patroli pengintaian dan pengamanan di wilayah Papua Pegunungan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.