Sabtu, 19 Okt 2019 18:24
  • Home
  • Ragam
  • Bakamla RI/IDNCG Bahas Kamlamla Kawasan Samudera Hindia di Colombo

Bakamla RI/IDNCG Bahas Kamlamla Kawasan Samudera Hindia di Colombo

Colombo (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Sabtu, 10 Agu 2019 16:50
Humas Bakamla
Indian Ocean Rim Association (IORA) Maritime Safety and Security Working Group (WGMSS), di Colombo.
Indonesia mengirimkan perwakilannya dari Bakamla RI/IDNCG untuk hadir pada Pertemuan Pertama Indian Ocean Rim Association (IORA) Maritime Safety and Security Working Group (WGMSS), di Colombo, Srilanka, Jumat (9/8/2019).

IORA WGMSS secara resmi dibuka oleh Secretary of Foreign Affairs Sri Lanka, Ravitna Aryasinha pada Kamis (8/8), di hadiri 16 negara anggota IORA yaitu Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Sri Lanka, Maldives, Mauritius, Oman, Seychelles, Somalia, Afrika Selatan dan Tanzania.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun Draft Work Plan dari WGMSS untuk tahun 2019-2021 yang akan menjadi acuan kegiatan bagi IORA, meningkatkan kerja sama, dan mengharmonisasikan kegiatan-kegiatan pertukaran informasi terkait praktik terbaik untuk keamanan dan keselamatan laut dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan di Samudera Hindia.

Delegasi Indonesia diwakili Kasubdit Hukum Internasional dan Peraturan Perundang-Undangan Bakamla RI, Letkol Bakamla Hudiansyah Is Nursal, S.H., MILIR menyampaikan,  Indonesia menaruh perhatian sangat serius terhadap keamanan dan keselamatan laut di Samudera Hindia yang dapat berimplikasi terhadap keamanan dan keselamatan laut nasional.


Dikatakan pula, bahwa khusus bagi Bakamla RI, kerja sama dengan negara-negara di Kawasan Samudera Hindia saat ini sedang dikembangkan. Sebagai contoh, baru-baru ini Bakamla RI mengirimkan kapal patrolinya ke Port Blair, India, dalam rangka meningkatkan kerja sama dengan India Coast Guard. Hadirnya Bakamla RI pada pertemuan ini juga menjadi salah satu bukti konkrit keseriusan Bakamla RI untuk meningkatkan kolaborasi dengan negara-negara di Kawasan Samudera Hindia.

Adapun latar belakang adanya pertemuan ini dikatakan oleh Ravitna dalam sambutannya, yakni adanya tantangan yang dihadapi negara-negara di Samudera Hindia dalam menjaga kemakmuran Kawasan untuk masa depan yang lebih baik, dimana ancaman terhadap keamanan dan keselamatan laut merupakan salah satu perhatian khusus.

Menurutnya penjagaan terhadap keamanan regional, freedom of navigation dan Sea Lanes of Communication merupakan hal yang utama guna memastikan stabilitas keamanan regional. Dikatakan pula bahwa stabilitas keamanan Kawasan Samudera Hindia saat ini terancam oleh beberapa isu keamanan maritim seperti perompakan dan pembajakan, terrorisme, trafficking in person, penyelundupan narkotika dan satwa liar, dan IUU Fishing. Demikian pula perubahan iklim yang dapat menimbulkan bencana juga telah menambah tantangan bagi negara-negara dikawasan dimana resiko terhadap migrasi besar-besaran, food and human security, dapat menjadi permasalahan yang besar bagi negara-negara di Kawasan.


WGMSS diawali dengan Diskusi Panel yang bertujuan untuk memberikan ulasan tentang "emerging scenarios related to safety and security in the Indian Ocean". Adapun panelis dalam diskusi ini yaitu Rear Admiral N. P. S. Attygalle, Deputy Chief of Staff and Director General of Operation, Sri Lankan Navy yang memaparkan tentang ancaman keamanan dan keselamatan laut di Samudera Hindia; Mr. Alan Cole, Head, Global Maritime Crime Program UNODC, yang memaparkan tentang kejahatan maritim yang saat ini menjadi fokus bagi negara-negara di Samudera Hindia; dan Dr. Rohan Perera, Former Legal Advisor of the Ministry of Foreign Affairs of Sri Lanka yang menjelaskan tentang sejarah dan perkembangan UNCLOS 1982 serta relevansinya terhadap penjagaan keamanan dan keselamatan laut saat ini.

Pertemuan dilanjutkan dengan membahas kegiatan-kegiatan yang diusulkan oleh negara-negara anggota IORA untuk WGMSS periode 2019-2021 sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dalam Terms of Reference pembentukan WGMSS yaitu membangun pondasi untuk kerangka kolaborasi IORA maritime security and safety berdasarkan kebutuhan dan prioritas dari negara-negara anggota, menyusun kebijakan yang terintegrasi terkait dengan keamanan dan keselamatan laut, termasuk melalui peningkatan kapabilitas dan kapasitas, dan menciptakan visi regional untuk keamanan dan keselamatan laut dalam rangka menyikapi isu-isu keamanan laut saat ini dan perkembangannya.
Editor: Herda

T#g:ColomboSrilanka
Berita Terkait
  • Minggu, 08 Sep 2019 23:18

    Bakamla RI Terima Courtessy Call Delegasi Sri Lanka

    Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) menerima kunjungan kehormatan (Courtessy Call) Siswa internasional dari Defence Service Command and Staff College (DSCSC), di Markas Besar Bakamla RI/IDNCG Ja

  • Kamis, 05 Sep 2019 10:05

    Kapuskersin TNI Terima Kunjungan Delegasi Sesko Sri Lanka

    Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapuskersin) TNI Laksma TNI Didik Kurniawan, S.T., M.Si. menerima kunjungan delegasi Defence Services Command and College Sri Lanka  yang dipimpin Perwira Pe

  • Jumat, 12 Jul 2019 13:42

    Bakamla/Indonesian Coast Guard Komitmen Bersihkan Aktifitas Keuangan

    Dalam kaitan aktifitas keuangan, Bakamla/Indonesian Coast Guard terus berupaya membangun organisasi yang bersih dilandasi semangat kejujuran. Hal itu diwujudkan dalam kunjungan kehormatan Sestama Baka

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:02

    Menuju Medan, 33 Imigran dari Sri Lanka asal Nias transit di Sibolga

    Sebanyak 33 orang imigran asal Sri Lanka yang terdampar di Pulau Nias, Sumatera Utara, tiba di Kantor Imigrasi Sibolga dengan menggunakan kapal ASDP KMP. Belanak, Sabtu pagi, (12/8/2017).Ke 33 imigran

  • Sabtu, 02 Apr 2016 09:01

    Jenderal Srilanka Kunjungi Markas Besar Unifil

    Puspen TNIMilitary Adviser of Permanent Mission of Srilanka, Mayor Jenderal UAB Madewala RSP.VSV.ndu psc. M.Sc. mengunjungi Markas Besar UNIFIL yang terletak di Kawasan Unifil Head Quarter Naqoura, Le

  • Selasa, 30 Des 2014 09:19

    Rudenim Belawan kembali tahan 14 WN Srilanka

    14 warga negara Srilanka yang masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal dengan menggunakan kapal kayu dari Malaysia serta tidak memiliki paspor telah diamankan petugas Imigrasi Belawan dan ditahan di R

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak