Pemerintahan Desa Sei Buluh akhirnya merenovasi gubuk reot milik Sabrik (59) yang hidup sebatang kara tinggal Dusun Pematang Pasir, Desa Sei buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Adapun kegiatan ini sekaligus perletakan batu pertama secara langsung dihadiri oleh Muspika Kecamatan Teluk Mengkudu, Selasa (28/1/2020).
"Kami keluarga besar sabrik mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Desa Sei Buluh yang mana telah memperhatikan masyarakat kecil yang memberihkan bantuan bedah rumah terhadap kediaman abang saya,"ucap Pak Ruslan (52) didampingi istrinya Murni (50) merupakan adek Sabrik saat di lokasi.
Menurut Ruslan, sebelumnya sudah pernah ditawarkan untuk renovasi rumahnya bantuan bedah rumah, namun karena dirinya tidak mau ya gimana lagi. "Namun berkat bujukan Kades Sei Buluh akhirnya abang saya luluh sehingga penawaran bedah rumah abang saya jadi mau", ujar Ruslan.
"Kami satu keluarga terdiri 12 orang bersaudara dan saya anak paling kecil. Sedangkan Sabrik anak ke 7. Dirinya tidak mau dilakukan bedah rumah karna takut mengeluarkan biaya, maka dirinya tidak mau. Namun berkat Kades Sei Buluh Subandi yang selalu datang kemari pagi atau sore bahkan dalam jam dinas dirinya selalu datang ke rumah kediaman abang saya untuk menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak ada mengeluarkan biaya," tambahnya.
Bujukan Kades Sei Buluh Subandi dengan menyakinkan jika mendapatkan bantuan bedah rumah agar pepohonan di lokasi dilakukan penebangan, akhirnya abang saya di izinkan untuk ditumbang pohon di sekitar rumah.Kades Sei Buluh Subandi langsung memberikan bantuan berupa material batu bata dan pasir datang ke rumah abang saya, baru dirinya percaya jika rumahnya akan direnovasi," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Desa Sei Buluh, Subandi dalam sambutan mengucapkan terimah kasih atas kehadiran Muspika kecamatan Teluk Mengkudu dan masyarakat dusun payapasir dalam menghadiri perletakan batu pertama dalam renovasi kediaman Sabrik.
"Sabrik ini hidup sebatang kara dan tidak mempunyai istri yang kini sudah umur 59 tahun. Sejak lahir sudah tinggal di Dusun Payapasir Desa Sei buluh ini.Saya Kades Sei Buluh yang baru di Lantik 31 Desember 2019 lalu,awalnya mengetahui kediaman rumah sabrik saat saya berkunjung mau melihat pekerjaan TPT. Saat itu saya melihat dan bertanyak ini rumah siapa, setelah ditanyak ternyata yang punya masih ada di dalam. Ternyata masih ada rumah warga saya seperti ini," ucap Kades.
"Sehingga saya langsung bertanya oleh pemilik rumah dan mengakui bahwa rumah ini miliknya sendiri termasuk tanah yang diperoleh adalah warisan dari orang tuanya. Saya menawarkan untuk pembuatan rumah yang bukan maksudnya terlalu layak tetapi sudah layak huni, saat itu beliau mau jika rumahnya direnovasikan," ujarnya
"Saat itu juga saya langsung koordinasi rekan aparatur Desa maupun teman dari Kecamatan, untuk bantuan bedah rumah, kemudian saya kordinasi kepada Sekretaris desa namun anggaran desa belum turun. Ternyata teman kita sanggup untuk membantunya, kemudian saya minta dianggarkan di tahun 2020 ini. Alhamdulillah ini hari ini terlaksana Jadi kami mohon kesediaan nanti untuk meletakkan peresmian batu pertamanya", katanya.
Ia menjelaskan pembangunan rumah tidak layak huni milik Sabrik menggunakan dana desa dengan anggaran Rp 10 juta dengan ukuran 4,5 meter kali 6 meter dengan gunakan Dana Desa. "Biaya bedah rumah dari dana desa," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Desa Sei Buluh ini adalah Desa sangat tertinggal tentang infrastruktur, karena setiap dusun itu yang jadi permasalahan adalah infrastruktur, "Insya Allah mungkin dengan kepemimpinan saya Desa Sei Buluh ini nanti kami akan fokus pada struktur karena banyak dikeluhkan masyarakat," ungkapnya.
Camat Teluk Mengkudu, Romian Parulian Siagian mengatakan bahwa hari ini kita dapat hadir disini dan dapat merasakan dan melihat bagaimana kondisi dari bapak Sabrik.
"Dengan kebersamaan dan gotong royong akan terwujud membangun rumah warga kurang mampu. Salahsatunya merehab rumah tidak layak huni milik Sabrik. Untuk itu, saya harapkan juga hari ini nanti kedepannya bisa kita lakukan secara bersama-sama bergandeng tangan saling membantu menunjukkan lebih baik lagi", katanya.
"Harapan saya akan dicapai, nantinya dapat dengan ringan akan tercapai, semoga usaha sekecil apapun harus di usahakan apa yang kita minta. Nanti akan kita laporkan kepada bapak bupati Wakil Bupati Sergai dan Sekda, tentunya
sangat bernilai positif. Silakan kita berkomunikasi, saya yakin kita yang disini punya rasa kekeluargaan dan juga punya keluarga, nantinya bisa memperjuangkan apa yang menjadi harapan dari masyarakat," ujar Camat.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Teluk Mengkudu, Romian Paruluan Siagian, Danramil Kecamatan Teluk Mengkudu, Kapten Armed Rohani, Kades Seibuluh, Subandi, Kanit Binmas Ipda Pujian Tarigan, didampingi Aipda J Simatupang, Bhabinsa Serka M. Azhar, dan Se kepala Dusun Desa Sei buluh,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Sei Buluh.
Editor: Donini Ari Rajagukguk
Tag: