Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Alfriyansah Ujung bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala meninjau perbaikan jalan longsor yang terjadi di jalan nasional Sumut - Aceh, tepatnya di kawasan hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi, pada Sabtu, (07/06/2025).
Kawasan tersebut dikenal sebagai jalur strategis yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dan Aceh, sehingga gangguan di jalur ini dapat berdampak besar terhadap mobilitas warga serta distribusi logistik antardaerah. Longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya sempat memutus total akses lalu lintas.
Dalam kunjungannya, kedua pejabat tersebut tidak hanya melihat kondisi jalan yang rusak, tetapi juga langsung turun tangan membantu warga yang sedang kesulitan akibat terganggunya akses jalan. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi tim yang sedang bekerja di lokasi.
Alfriyansah Ujung dan Wahyu Daniel Sagala terlihat sigap membantu melewatkan kendaraan bersama-sama dengan personil Polres Kabupaten Dairi dan warga setempat yang turut bergotong-royong. Mereka turut memantau jalur kendaraan satu per satu agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan.
"Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami terhadap kondisi masyarakat. Kami akan berupaya secepat mungkin untuk memperbaiki akses jalan ini, sehingga aktivitas warga bisa kembali normal,” ujar Wakil Bupati Dairi.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi dan nasional agar upaya penanganan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Alfriyansah Ujung, yang mewakili Dapil Sumut XI (Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat), menyampaikan bahwa semua pihak harus bergerak cepat dan sigap dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
"Saya meminta seluruh pihak dan warga terus meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi yang bermukim di wilayah rawan bencana. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi faktor utama terjadinya longsor,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan ini juga mendorong pemerintah untuk segera mengalokasikan dana tanggap darurat serta mempercepat proyek peningkatan infrastruktur di jalur rawan bencana, khususnya jalan penghubung antarprovinsi yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi terkini di lapangan dan memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik. Terpantau, akses jalan sudah dapat dilewati setelah sebelumnya sempat terputus total, namun pengguna jalan dihimbau untuk tetap berhati-hati, terutama saat malam hari.
Di lokasi, terlihat alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor. Para petugas dari Dinas PUPR, BPBD, serta aparat kepolisian turut berjibaku dalam proses evakuasi material tanah dan batu yang menutupi sebagian besar badan jalan.
Alfriyansah dan Wahyu Daniel berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat terus terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Lihat postingan ini di Instagram