Sabtu, 16 Okt 2021 08:52
  • Home
  • Ragam
  • Aktifitas Galian C Ilegal di Kecamatan Binjai Selatan Masih Beraktifitas

Aktifitas Galian C Ilegal di Kecamatan Binjai Selatan Masih Beraktifitas

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Rabu, 15 Sep 2021 14:15
Istimewa
Hingga saat ini, aktifitas galian C ilegal yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, masih terus beroperasi dan menjalankan aktifitasnya dilahan yang disebut sebut eks HGU PTPN 2 tersebut.

Selain dinilai terkesan kebal hukum, masih terus beroperasinya galian C ilegal yang menurut warga sekitar sudah berjalan sekitar 15 tahun ini, membuat warga menilai ada oknum yang membekingi kegiatan itu. 

Menurut salah seorang Supir yang mengangkut material dari lokasi, pemilik lahan galian C yang dimaksud adalah seorang pria berinisial AC. Namun, sang supir terlihat takut saat menyebutkan nama pria yang dimaksud. 

"Saya ngambilnya di pantai (AC-red) yang berada di Tanah Merah," ungkap sang Supir yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Menurut warga, selain berdampak pada masyarakat sekitar, masih terus beroperasinya galian C ilegal itu tentunya juga merugikan Negara. Sebab, angkutan yang melebihi tonase tentunya merusak badan jalan yang kapasitasnya tidak sesuai.

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Binjai agar segera memanggil Pengusaha galian C yang dimaksud.

"Terkait adanya kabar tersebut, kami minta Pemko Binjai segera memanggil pengusaha yang dimaksud untuk melakukan audensi. Dalam audensi itu, tanyakan legalitas perijinannya," urai H Noor Sri Syah Alam Putra, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/9) Siang. 

Jika galian C yang dimaksud ternyata terbukti ilegal, lanjut Pria yang akrab disapa H Kires ini, maka Pemko Binjai harus menutupnya sampai pengusaha galian C tersebut mengurus ijinnya. 

"Tutup dulu untuk sementara waktu sampai pengusahanya mengurus legalitasnya kalau memang saat ini terbukti ilegal," tegasnya.

Pun begitu, lanjut H Kires yang saat ini sedang berada di Tangerang, jika Pemko Binjai tidak dapat melaksanakan hal itu, maka DPRD Binjai siap membantunya.

"Kita siap memfasilitasi dengan melakukan pendekatan secara persuasif terlebih dahulu kepada pengusaha yang dimaksud," kata H Kires, diakhir pembicaraannya.

Sebelumnya, Wakil Ketua fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumut, Hendro Susanto, juga angkat bicara terkait maraknya galian C ilegal di Kecamatan Binjai Selatan. Ia menegaskan, peran seorang Kepala Pemerintah Daerah sangat penting dalam menyikapi keluhan masyarakat yang selama ini terdampak aktifitas Galian C ilegal yang hingga kini masih terus beroperasi. 

"Dalam hal ini, seharusnya peran Walikota yang tegas. Sebab umumnya para pengusaha galian C ilegal membandel," ungkap Hendro Susanto, saat dikonfirmasi awak media, beberapa waktu lalu. 

Pun begitu, lanjutnya, dirinya juga mengakui belum mengetahui pasti apakah Galian C yang dimaksud itu legal atau ilegal. 

"Kalaupun punya izin (legal-red) maka fungsi pengawasan terhadap kegiatan galian C yang dimaksud harus serius oleh Walikota Binjai. Kasihan warga sekitar yang merasakan dampaknya," tegas Hendro, sembari menambahkan, Walikota harus hadir demi memberikan perlindungan kepada warganya. 

Pria berkacamata yang juga dipercaya sebagai Ketua Komisi A DPRD Sumut ini menambahkan, saat ini menurutnya yang dibutuhkan masyarakat adalah aksi nyata dari seorang Kepala Daerah (Walikota Binjai). 

"Buat plank besi di Kota Binjai serta optimalkan Dishub untuk melakukan razia tonase truk yang melintas," tegas Politisi dari PKS ini.

Lebih lanjut dikatakan pria yang juga pernah menjadi Staff Ahli DPR RI ini, Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan truk yang melebihi beban muatannya. 

"Buat Perda larangan truk melintas Kota Binjai. Semisal, truk yang melebihi 10 ton beban jalan tidak diperbolehkan melintas," tegas Hendro Susanto. 

Diakhir pembicaraannya, Hendro Susanto menghimbau kepada Pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama sama menjaga fasilitas pembangunan seperti Jalan yang anggarannya diambil dari APBD. 

"mari kita jaga setiap jengkal lahan dan jalan yang ada di wilayah Binjai," demikian kata Hendro Susanto diakhir pembicaraannya.

Diberitakan sebelumnya, maraknya galian C ilegal di Kecamatan Binjai Selatan itu, juga mengakibatkan aliran Sungai Namu Sira Sira yang berada di Desa Beguldah 2, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, menjadi berlumpur dan nyaris kering.

Akibatnya, ratusan Kepala Keluarga turut merasakan dampaknya, sehingga air yang dulunya dapat dipergunakan sebagai MCK, kini terlihat sangat jorok dan berlumpur.

Warga juga berharap agar Pemerintah atau Institusi terkait dapat segera menertibkan Galian C tersebut. Sebab menurut mereka, kini aliran Sungai Namu Sira Sira yang merupakan air bersih dari pegunungan Leuser, yang merupakan urat nadi bagi masyarakat di Lima Kelurahan/Desa yang ada di Kecamatan Binjai Selatan, sudah tidak bisa lagi dipergunakan warga sekitar. 

"Dulu sebelum adanya galian C itu, biasanya air Sungai ini jernih dan terus mengalir. Air ini dulunya merupakan sumber mata pencarian masyarakat, yakni sebagai modal utama untuk Perikanan dan ratusan hektar lahan Pertanian," ungkap warga sekitar. 

Namun menurut warga, sejak beroperasinya Galian C atau Penambangan Sumber Daya Alam seperti Pasir, Batu dan Tanah Timbun, Sungai tersebut menjadi berlumpur dan nyaris kering.

Ironisnya, parit parit yang dibangun oleh Pemerintah Kota Binjai yang menurut warga memakan anggaran sekitar Rp 700.000.000 (Tujuh Ratus Juta) yang berfungsi untuk mengalirkan air ke lahan Pertanian masyarakat, kini sudah kering dan dipenuhi semak belukar. 
Editor: Herda

T#g:binjaiGalian C
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Okt 2021 19:45

    Penenun Tradisional Uis Karo Harap Perhatian Pemko Binjai

    "Beratapkan Langit dan Beralaskan Tanah". Itulah yang terlihat saat kita mengunjungi lokasi pembuatan sekaligus tempat pelatihan penenun tradisional Uis Karo yang beralamat di Jalan T Umar, Gang Jambu

  • Jumat, 15 Okt 2021 17:35

    Promosikan UMKM, BRI Gelar Bazaar 'Klaster Mantriku' di Binjai

    Kantor Wilayah (Kanwil) Bank BRI Medan, menggelar Bazaar "Klaster Mantriku" di halaman Kantor Cabang BRI Binjai, Jalan Sutomo no.6 kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (15/10).Kegiatan it

  • Jumat, 15 Okt 2021 07:35

    Miris.. Seorang Siswi SMA di Binjai Terjaring Razia BNN di Kos kosan, Dipastikan Positif

    Sebanyak 27 orang (7 Pria dan 20 Wanita) penghuni kos kosan yang berada di Jalan Tamtama, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, diamankan oleh Personil Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai s

  • Kamis, 14 Okt 2021 18:14

    Baskami Ginting dan Sejumlah Anggota DPRD Sumut Bersilaturahmi ke Pemko Binjai

    Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah M.AP, didampingi Wakil Walikota Binjai H Rizky Yunanda Sitepu, menerima kunjungan Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting beserta anggotanya, Kamis (14/10) Siang, sekira

  • Kamis, 14 Okt 2021 17:34

    Gerebek Kos-kosan di Kelurahan Satria, BNNK Binjai Boyong 27 Orang, 14 Positif Narkoba

    Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai, melakukan razia rumah kost/ kontrakan yang berada di Jalan Tamtama, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (14/10) siang. Razia dilakukan atas

  • Rabu, 13 Okt 2021 23:03

    Beli sabu dari tetangga, Agung diamankan ke Polsek Binjai Barat

    Seorang pria berinisial AS alias Agung (19) serta S alias Yani (40) keduanya merupakan warga Jalan T. Amaluddin, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, diamankan Petugas Kepolisian dari Polse

  • Rabu, 13 Okt 2021 15:03

    Pejabat Pemko Binjai Terkesan Cuek Soal Bangunan Ilegal di Lahan Eks HGU PTPN

    Menjamurnya bangunan yang diduga liar di Kota Binjai, membuat masyarakat, khususnya warga Binjai menjadi bertanya tanya. Sebab warga meyakini, selain berdiri di lahan eks HGU PTPN 2, bangunan yan

  • Rabu, 13 Okt 2021 08:13

    Berdasar Asesmen, 14 Pejabat Eselon II Pemko Binjai Ini Berpotensi Dimutasi

    Sedikitnya ada 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Binjai yang akan dimutasi setelah mengikuti asesmen atau uji kompetensi pada awal September 2021 lalu.Sebab, pihak Badan Kepegawaian D

  • Selasa, 12 Okt 2021 17:22

    Pengurus KNPI di Binjai Kompak Jadi Petugas Upacara Hari Sumpah Pemuda

    Jelang Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Kamis, 28 Oktober 2021 mendatang, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Binjai bersama unsur Forkopimda dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai, me

  • Selasa, 12 Okt 2021 13:52

    Ketua DPRD Cek Bangunan Termegah Di Kota Binjai, Berbiaya Rp20 Miliar

    Ketua DPRD Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST, melakukan pengecekan terhadap pembangunan Gedung Dewan yang baru, yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (12/

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak