Jumat, 22 Mei 2026
2 Minggu Menjelang Pencoblosan, Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo 20%
JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito Selasa, 02 Apr 2019 16:22
Rilis survei LSI Denny JA pada Selasa (2/4).
detik.com

Rilis survei LSI Denny JA pada Selasa (2/4).

Dua minggu menjelang hari pencoblosan Pemilihan Presiden (Pilpres), LSI Denny JA kembali merilis survei elektabilitas Pilpres 2019. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf Amin mengungguli Prabowo-Sandiaga dengan selisih 20%.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa, menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,8-63,2%, sedangkan elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 36,9-43,2%

"Tampilan angka elektabilitas masing-masing Capres dibuat dalam bentuk range elektabilitas, karena LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing Capres dengan margin of error survei dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional. Kalkulasi ini dilakukan karena Pilpres tinggal 16 hari lagi. Diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput," papar Ardian, saat rilis di Graha Dua Rajawali-Lingkaran Survei Indonesia, Jalan Pemuda No 70, Rawamangun, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Menurutnya, survei ini berlangsung pada 18-26 Maret 2019 dan diikuti 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8%.
Selain survei, LSI Denny JA melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisis survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

"Keunggulan Jokowi-Maruf hampir merata di semua kantong pemilih," kata Ardian. 

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later