Rapat Paripurna Kedua mendengar tanggapan badan anggaran dan pemandangan fraksi-fraksi, tentang rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD TA.2022 Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) provinsi Sumatera Utara pada tanggal 16 November 2021, tidak tepat waktu.
Pada pertemuan ini, yang dipimpin oleh Fatimah Hutabarat (Wakil ketua DPRD Taput) dan Reguel Simanjuntak (Wakil ketua), kemudian Perwakilan pemerintah Indra Simaremare Sekretaris Daerah berserta Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
Sementara Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) yang hadir, hanya dari unsur TNI dan Polri.
Tokoh masyarakat dan para insan pers hadir di rapat Paripurna DPRD Taput di gedung Partukoan.
Rapat yang seoigianya jam 9:00, dimulai jam 14:20 wib.
Selanjutnya oleh Sekretaris Dewan Irwan Hutabarat, pembacaan daftar hadir 23 orang anggota dewan (Korum) dan rapat dinyatakan sah untuk dilaksanakan.
Kehadiran 23 dari 35 orang anggota dewan, sudah melebihi dari setengah tambah satu (18 orang). Sehingga, pimpinan rapat membuka rapat dengan diawali pembacaan tanggapan badan anggaran oleh Ronald Simanjuntak.
Kemudian, dilanjutkan pembacaan pemandangan umum fraksi-fraksi.
Tanggapan badan anggaran setelah membaca, mencermati dan memahami berbagai hasil pembahasan yang dilakukan oleh DPRD Taput.
Mulai dari rapat komisi-komisi dan rapat badan anggaran atas rancangan peraturan daerah tentang APBD TA.2022 dengan memberikan usul dan pendapat, agar APBD TA.2022 ini dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Kemudian, pembacaan pemandangan umum oleh fraksi-fraksi,diawali dari fraksi PDIP Rudi Nababan, NASDEM Maradona Simanjuntak, GOLKAR Tombang Marbun, HANURA Parsaoran Siahaan, GARDA PERSATUAN Martohap Aritonang dan PKB Novada Sitompul.
Semuanya keenam fraksi yang ada di Taput, memberikan berupa tanggapan, saran dan pertanyaan kepada kepala daerah.
Terlambatnya dimulai rapat Paripurna mendengar tanggapan badan anggaran DPRD Taput dan pemandangan umum fraksi-fraksi, disebabkan keterlambatan dari para fraksi-fraksi memberikan berkas tanggapannya untuk diperbanyak sekretariat DPRD Taput.
"Pemandangan fraksi-fraksi, kami dapat hari ini untuk diperbanyak. Untuk tanggapan badan anggaran DPRD Taput Senin kemarin (15/11) udah diterima", ucap sekretaris dewan pada UTAMA NEWS di ruang kerjanya.
Pendapatan Daerah Rp.1,287,932,919,296.- dengan penurunan sebesar Rp.41,766,177,000.- dibandingkan dari rancangan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara)
Belanja Rp.1,319,526,919,206.- dengan penurunan sebesar Rp.45,718,325,500.-
- Penerimaan Pembiayaan Daerah
Rp55,000,000,000.- dengan kenaikan sebesar Rp15.000,000,000.-
- Pengeluaran Pembiayaan Daerah
Rp23,406,000,000.- dengan kenaikan sebesar Rp14,801,660,500.-