Jumat, 22 Mei 2026
Jokowi Menang Provinsi Sumatera Tenggara Terbang
Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam Kamis, 25 Apr 2019 20:35
Holat, makanan khas Tapanuli Selatan. Bahan utama holat adalah ikan mas dipanggang terus dimasukin ke kuah gurih yang bahan utamanya adalah kayu Balaka. Kayu ini hanya ada di Tapanuli Selatan.
@NamakuDona

Holat, makanan khas Tapanuli Selatan. Bahan utama holat adalah ikan mas dipanggang terus dimasukin ke kuah gurih yang bahan utamanya adalah kayu Balaka. Kayu ini hanya ada di Tapanuli Selatan.

Berdasarkan quick count, perolehan suara Paslon 01 sangat rendah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan, yang meliputi 4 Kabupaten, yakni Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan 1 Kota, Padangsidimpuan.

Paslon ini hanya mendapat suara di bawah 30%, sangat jauh dibandingkan wilayah Tapanuli Bagian Utara (Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan), yang mendapat suara di atas 92%.

Menurut Sutrisno Pangaribuan, ST., Juru Bicara TKD Joko Widodo Ma'ruf Amin Provinsi Sumatera Utara, rendahnya perolehan suara tersebut menjadi tanggung jawab TKD dan partai- partai pengusung dan pendukung yang tidak bekerja optimal. 

"Berbagai tuduhan, fitnah, hoax yang dialamatkan kepada Paslon 01 tidak dilawan dengan strategi yang mumpuni. Akibatnya pihak lawan menjadi leluasa untuk menggarap suara, tanpa perlawanan yang berarti", ungkapnya, melalui pesan elektronik, Kamis (25/4/2019).
"Meskipun demikian, kami tidak akan menyalahkan pihak manapun, termasuk rakyat. Kami bertanggung jawab penuh atas perolehan suara yang tidak optimal tersebut. Kami pun menyampaikan terimakasih atas seluruh dukungan, dan suara yang telah diberikan untuk Paslon 01. Kami juga memastikan, tidak akan ada boikot dalam hal apapun. Kami akan tetap makan salak, holat, seluruh masakan khas Angkola, Mandailing", katanya.

Sesuai dengan komitmen awal kami, lanjutnya, Paslon 01 menang, maka Provinsi Sumatera Tenggara akan terbang (terwujud). Kami meyakini bahwa langkah ini akan mempercepat pembangunan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Jarak yang sangat jauh dengan waktu tempuh sekitar 10-12 jam  melalui perjalanan darat ke Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara, menjadi salah satu pertimbangan pemekaran ini. Berbagai persyaratan formal, teknis rencana pemekaran ini sudah sangat siap.
"Pemekaran ini kami yakini sebagai solusi terbaik untuk pemerataan pembangunan. APBD Provinsi Sumatera Utara diyakini tidak akan mampu menyelesaikan persoalan yang menjadi urusan Pemprovsu di wilayah ini. Maka akan lebih tepat dimekarkan menjadi provinsi baru. Wilayah ini telah memiliki Bandara Aek Godang, dan segera dibangun Bandara Bukit Malintang. Demikian juga pelabuhan di Mandailing Natal, merupakan bukti bahwa wilayah ini siap menjadi provinsi sendiri", tutur putra daerah Desa Purbatua, Kecamatan Tanotombagan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan ini.

"Oleh karena itu, diminta kepada semua pihak, terutama 5 kepala daerah di wilayah ini, bersama DPRD Kabupaten/ Kota agar segera melakukan konsolidasi, koordinasi demi mewujudkannya. Kelima kepala daerah di wilayah ini diminta untuk melibatkan seluruh stakeholders. Tokoh adat, ulama, Partai Politik, Ormas, OKP, beserta kelompok masyarakat harus dilibatkan dalam gerakan ini. Upaya melibatkan seluruh pihak secara partisipatif, akan membuat gerakan ini kuat dan solid", pungkas Sutrisno.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later