Dipimpin Wenis Tabuni, 215 Anggota OPM, Berikrar Kembali Ke Pangkuan Ibu Pertiwi (NKRI)
Puncak Jaya (utamanews.com)
Oleh: Ahmad
Minggu, 02 Jul 2017 23:52
Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo menerima ikrar kebulatan tekad kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu (1/7)
Melihat kemajuan pembangunan, peningkatan kesejahteraan dan masa depan Rakyat Papua, akhirnya kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengikrarkan diri kembali ke pangkuan ibu pertiwi dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ikrar tersebut dilakukan oleh 215 orang, mewakili anggota Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) dan simpatisan anggota separatis kelompok Goliat Tabuni yang bermarkas di wilayah Tingginambut Kabupaten Puncak Jaya turun gunung berikrar masuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Sabtu (1/7/2017).
Dikutip dari MataIndonesia, Ikrar kesetiaan anggota dan diikuti simpatisan kelompok OPM ini dilakukan di lapangan Tingginambut, ditandai pembacaan Ikrar oleh anggota TPN-OPM Yesko Kogoya di depan Bupati Kabupaten Puncak Jaya Henock Ibo, Danrem 173/PVB Brigjen I Nyoman Cantiasa, Kapolres Puncak Jaya AKBP Hutabarat, serta Dandim Puncak Jaya.
Adapun Ikrar tersebut terdiri dari 5 butir pernyataan, yakni :
Pertama, setia kepada NKRI dan membela tanah air Indonesia serta mendukung Pancasila sebagai Ideologi Negara.
Kedua, menolak kelompok anti pembangunan yang mengatasnamakan perjuangan kemerdekaan Papua dan menjadi musuh bersama.
Ketiga, menghentikan aksi-aksi bersenjata dan siap mendukung pembangunan di wilayah Puncak Jaya.
Keempat, bersedia mengajak seluruh saudara-saudara kami yang masih berada di hutan agar segera turun dan kembali kepangkuan NKRI.
Kelima, meminta kepada aparat keamanan dalam hal ini TNI/Polri, agar menjamin keamanan, jika ada anggota TPN-OPM yang kembali dan menyerahkan amunisi atau senjata api dengan sukarela.
Tokoh OPM yang juga merupakan penasehat spiritual Goliat Tabuni, Wenis Tabuni, mengaku jika keinginan ikrar bergabungnya kembali dirinya bersama anggota dan simpatisan lain murni akibat keinginan hidup normal dan merasakan pembangunan pemerintah di wilayah Puncak Jaya, utamanya wilayah Distrik Tingginambut.
"Kami ingin hidup layak seperti saudara-saudara kami yang sudah bergabung dengan NKRI. Maka kami hari ini turun gunung untuk ikrar setia bergabung dengan NKRI," kata Wenis Tabuni.
Dikatakan, dirinya yang juga berhubungan saudara dengan Goliat Tabuni tersebut, meminta pimpinan OPM Goliat Tabuni untuk turut turun gunung dan membuka diri untuk bergabung dengan NKRI, sama seperti yang telah dilakukan olehnya bersama anggota dan simpatisannya. Wenis Tabuni berjanji akan ketemu dengan adiknya Goliat Tabuni.
"Karena saya kakaknya sudah turun dan bergabung bersama NKRI,"ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Henock Ibo dalam kesempatan tersebut meminta Goliat Tabuni untuk turun gunung terhitung satu bulan ini.
Menurutnya sudah lama, dan sudah saatnya untuk turun gunung.
"Saya kasih waktu sebulan untuk Goliat turun. Mari bergabung dengan kami, untuk membangun Puncak Jaya," tandasnya.
Kegiatan tersebut di samping merepresentasikan kehendak masyarakat Papua, juga sebagai kelanjutan dari kegiatan tokoh-tokoh pemuda Papua yang diawaki oleh Yanto Eluay (Putra Theys Eluay) dan Nulce Monim (selaku Ondoafi Putali Sentani Tengah) Bapak Martinus Maware, SH Ketua LMA Kab. Jayapura menyatakan sikap dalam jumpa pers (29/06), bertempat di Pendopo Theys Kp. Sereh jalan Sentani-Kemiri Distrik Sentani Kota Kab. Jayapura yang intinya menolak separatisme dan isu Papua Merdeka.