Rabu, 24 Apr 2019 02:00
  • Home
  • Politik
  • Bawaslu Simalungun Bolehkan Eks Napi Korupsi Ikut Pileg 2019

Bawaslu Simalungun Bolehkan Eks Napi Korupsi Ikut Pileg 2019

Simalungun (utamanews.com)
Oleh: HD
Jumat, 12 Okt 2018 11:42
Bungaran Saragih
Choir Nasution
Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Simalungun (Bawaslu) Choir Nasution menyatakan bahwa Caleg yang merupakan mantan napi korupsi akan tetap dimasukkan ke daftar calon tetap (DCT). Namun dengan syarat telah mengajukan Sengketa Adjudikasi di Bawaslu dan hal tersebut juga berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA), yang membolehkan mereka menjadi Caleg.

"Kita sudah menggelar Sidang Adjudikasi antara Pemohon DPC Partai Hanura Simalungun dan Termohon KPU Simalungun, dan hasilnya mengabulkan permohonan Pemohon Sebagian, bagi Caleg yang terindikasi mantan Napi (korupsi), itu diperbolehkan dimasukkan kembali," kata Choir Nasution di kantor Bawaslu Simalungun, Jalan Jln Rambing-Rambing, Kecamatan Siantar, Kamis (11/10/2018).

Dia menyebut, nama-nama Caleg mantan narapidana korupsi tersebut juga harus melalui beberapa persyaratan. Seperti halnya, telah mengumumkan statusnya kepada masyarakat.

"Kalau semua syarat lain sudah terpenuhi, Caleg yang mantan napi koruptor itu boleh dimasukkan kembali selama mereka memenuhi syarat-syarat lain," ucapnya.

Choir menjelaskan, Caleg mantan narapidana yang telah mengajukan ajudikasi di Bawaslu langsung diakomodir oleh KPU. Misalnya Bonar Zeitsel Ambarita Caleg Partai Hanura Kabupaten Simalungun.

"Sampai saat ini, hanya pak Bonar Zeitsel Ambarita yang mengajukan Sengketa Adjudikasi ke Bawaslu Simalungun," jelasnya.



Waktu 7 Hari

Kendati begitu, dia menyebut pihaknya juga memberikan waktu sela tujuh hari untuk KPU Simalungun membuat regulasi penerimaan Berkas dan Verifikasi terhadap saudara Bonar Zeitsel Ambarita, dan apabila semua berkas syarat calon dan pencalonan sudah sesuai dengan Peraturan perundang-undangan maka KPU Simalungun agar membatalkan SK Penetapan DCT yang sudah diterbitkan dan menerbitkan DCT yang baru, di mana di dalamnya terdapat nama Saudara Bonar Zeitsel Ambarita.

"Setelah hari ini, mari sama-sama kita lihat dan awasi. Tujuh hari mulai saat ini dengan perhitungan hari kerja akan ada penetapan dan SK DCT yang baru," pungkasnya.

Editor: Bungaran Saragih

T#g:BawasluKoruptorPileg 2019Simalungun
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Apr 2019 15:21

    Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS di Panyabungan, Sumut

    Berdasarkan rekomendasi Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS yakni di TPS 014 kelurahan Mompan

  • Minggu, 21 Apr 2019 07:21

    Bawaslu Sumut: Temukan Kecurangan, Laporkan Lewat Panwas, Bawaslu atau Gakkumdu

    Soal informasi dugaan telah terjadi kecurangan Pemilu di sejumlah tempat, seperti yang marak disebut di media sosial, Komisioner Bawaslu Sumut Hardi Munthe, menyatakan agar semua pihak yang menemukan

  • Selasa, 16 Apr 2019 08:36

    Bawaslu Labuhanbatu Lakukan Patroli Pengawasan Serta Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Menjual Suara

    Kurang dua hari gelaran pemilu serentak, Senin, (15/4/19) sekira pukul 15.30 Wib, badan pengawas pemilu (Bawaslu) kabupaten Labuhanbatu, melakukan patroli pengawasan politik uang sekaligus memberikan

  • Minggu, 14 Apr 2019 10:24

    Minggu Tenang, Bawaslu dan Tim Gabungan Copot Alat Peraga Kampanye Jelang Pemilu Serentak 2019

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu dan tim gabungan terpadu mencopot semua Alat Peraga Kampanye (APK), Minggu (14/4/19) sekira pukul 00.10 Wib. Hal ini dilakukan karena telah memasu

  • Senin, 15 Apr 2019 10:15

    KPU Tidak Perlu Diaudit, Penghitungan Suara di Indonesia Masih Manual

    Amien Rais sempat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan audit secara forensik terhadap sistem IT KPU, guna mencegah terjadinya kecurangan di Pemilu 2019. Pihaknya mengancam bahwa Prabowo

  • Senin, 01 Apr 2019 19:51

    Kasus Bowo, Peringatan Dini Bagi Caleg Untuk Menghindari Politik Uang

    Menanggapi kasus Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso yang sudah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait kerjasama pengangkutan bidang pelayaran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

  • Minggu, 24 Mar 2019 20:04

    Isu Digugurkan Tidak Benar, Semua Caleg PKPI Berhak Dipilih

    Adanya pemberitaan yang masih mengedepankan trik "curi judul" di sejumlah media cetak, Online maupun Televisi, telah menimbulkan polemik. Hal ini perlu disampaikan, karena tidak benar secara keseluruh

  • Minggu, 24 Mar 2019 05:54

    Hindari Dan Tolak Money Politik

    Hindari dan tolak money politik serta laporkan segera jika anda mengetahui adanya praktek tersebut ke Panitia pengawas desa ataupun kecamatan.Hal ini diucapkan komisioner Devisi Hubungan antar lembaga

  • Jumat, 22 Mar 2019 20:52

    Cegah Kecurangan, Bawaslu Palas Bimtek Fasilitator Pengawas TPS

    Mewaspadai adanya kecurangan, Bawaslu Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar Rapat kerja peningkatan kapasitas pengawas Pemilu bagi fasilitator Panwaslu kecamatan dalam rangka bimbingan teknis penga

  • Jumat, 22 Mar 2019 17:32

    Diduga Sarat Pelanggaran Pemilu, Acara Jalan Sehat Relawan PAS Dilapor ke Bawaslu

    Kegiatan Jalan Sehat Bersama Relawan Prabowo-Sandi (PAS) Padangsidimpuan yang digelar di Alaman Bolak pada Minggu 17 Maret 2019 kemarin, disoal Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Pemilu (AMP3).Pihak AMP3

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak